Dorong Kemandirian Energi Daerah, Boss HR: Pamekasan Harus Segera Bentuk BUMD Migas

Avatar

- Reporter

Senin, 23 Juni 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boss HR menerima cinderamata dari Rektor Unira.

Boss HR menerima cinderamata dari Rektor Unira.

Pamekasan, notice – CEO PT Oil Erdindo Contraction dan PT ISG-T, H. Rudianto atau yang akrab disapa Boss HR, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan untuk segera membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor minyak dan gas (Migas). Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat kemandirian energi dan membuka peluang ekonomi baru di Madura.

BACA JUGA :  Coretan Pena di Hari Santri : Santri dan Keutuhan NKRI

Hal tersebut disampaikannya usai menjadi pembicara dalam Sarasehan Nasional bertajuk “Migas dan Tembakau dalam Pusaran Ekonomi Madura” yang digelar di Universitas Madura (Unira) Pamekasan, Senin (23/06/25).

“Saya mendorong agar Pemkab Pamekasan tidak berhenti pada wacana. Sudah saatnya ada langkah konkret untuk membentuk BUMD Migas, demi kemajuan daerah. Sosialisasi dan pendekatan dengan para pemangku kebijakan harus segera ditindaklanjuti,” tegas Rudianto.

BACA JUGA :  KPU Pamekasan Tetapkan Hasil Pilkada 2024, Paslon Kharisma Raih Suara Terbanyak

Ia menekankan bahwa saat ini isu Migas di Pamekasan masih berada pada tahap sosialisasi. Meski beberapa inisiatif teknis, seperti uji seismik, sudah dilakukan, namun pemahaman masyarakat dan keterlibatan pemerintah daerah masih perlu ditingkatkan.

“Tahapan-tahapan awal seperti seminar dan pendekatan emosional dengan kepala daerah sudah dilakukan. Tapi informasi tentang potensi Migas ini belum menyentuh akar rumput secara komprehensif,” tambahnya.

BACA JUGA :  Fraksi PKB Pamekasan Sepakat Galian C Ditertibkan untuk Atasi Banjir

Menurutnya, kehadiran BUMD tidak hanya sebagai bentuk legalitas usaha daerah, tetapi juga sebagai simbol kemandirian energi dan penggerak pertumbuhan ekonomi lokal berbasis sumber daya alam.

“Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Pamekasan punya potensi, tinggal kemauan untuk bergerak bersama,” tutupnya.

Berita Terkait

Program Kampung Lele di Pamekasan Masih Tertahan
Kuota RTLH 2026 Diprediksi Berkurang, DPRKP Pamekasan Konsisten Targetkan Penyelesaian 22 Unit Rumah Kategori Bencana
Hardiknas Jatim 2026 di Pamekasan Pecahkan Rekor MURI, 24 Ribu Siswa Ikuti Senam Kolosal
PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Menteri Pendidikan
Peringati Harkitnas 2026, Bupati Pamekasan Gaungkan PP Tunas Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Digital
Rapat Paripurna LKPJ Bersama Bupati, DPRD Pamekasan Fokus Soroti Kemiskinan dan Pengangguran
Diterpa Isu Rangkap Jabatan, Korwil BGN Pamekasan Hariyanto Tegas Membantah
Bupati Pamekasan: PMII Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:15 WIB

Program Kampung Lele di Pamekasan Masih Tertahan

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Hardiknas Jatim 2026 di Pamekasan Pecahkan Rekor MURI, 24 Ribu Siswa Ikuti Senam Kolosal

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:19 WIB

PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Menteri Pendidikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:21 WIB

Peringati Harkitnas 2026, Bupati Pamekasan Gaungkan PP Tunas Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rapat Paripurna LKPJ Bersama Bupati, DPRD Pamekasan Fokus Soroti Kemiskinan dan Pengangguran

Berita Terbaru

Ilustrasi Budidaya Ikan lele.

Daerah

Program Kampung Lele di Pamekasan Masih Tertahan

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:15 WIB