Program Kampung Lele di Pamekasan Masih Tertahan

Avatar

- Reporter

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Budidaya Ikan lele.

Ilustrasi Budidaya Ikan lele.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Program bantuan budidaya lele yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan hingga kini belum terealisasi, meskipun semester pertama tahun anggaran 2026 hampir berakhir.

 

Bantuan senilai Rp200 juta yang bersumber dari APBD itu merupakan program unggulan pengembangan kampung budidaya lele.

 

Kepala Dinas Perikanan Pamekasan melalui Kepala Bidang Budidaya, Luthfie Asy’ari, memastikan bantuan tersebut tetap tersedia dan telah direncanakan untuk disalurkan kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Cahaya Lele di Desa Larangan Badung.

BACA JUGA :  Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan

 

“Bantuan dari dana APBD Kabupaten itu ada. Sesuai janji Bapak Bupati terkait kampung budidaya lele, bantuan diberikan kepada kelompok budidaya ikan, yakni Pokdakan Cahaya Lele yang berlokasi di Larangan Badung,” ujar Luthfie, Selasa (3/6/2026).

 

Menurutnya, paket bantuan yang disiapkan tidak hanya berupa benih ikan lele, tetapi juga sarana pendukung budidaya. Pemerintah menyiapkan sekitar 50 ribu ekor bibit lele, kolam budidaya, serta pakan dengan total anggaran sekitar Rp200 juta.

 

Namun hingga awal Juni 2026, bantuan tersebut belum juga disalurkan kepada kelompok penerima. Luthfie menjelaskan, proses pencairan masih menunggu instruksi dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) atau bagian keuangan daerah.

BACA JUGA :  Antara Kotak Suara dan Musyawarah: Sikap Fraksi PBB Pamekasan soal Pilkada

 

“Pencairannya masih menunggu instruksi dari keuangan. Nanti ketika sudah ada pengumuman dan tahapan pelaksanaan sesuai program yang telah diusulkan, bantuan itu akan segera direalisasikan,” katanya.

 

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Moh. Faridi, mengakui sejumlah program pemerintah daerah mengalami keterlambatan pelaksanaan. Menurut Faridi, persoalan itu tidak lepas dari adanya pembenahan dokumen perencanaan yang harus dilakukan pemerintah daerah.

BACA JUGA :  Ali Masykur Ditunjuk Jadi Ketua DPRD Pamekasan

 

“Harusnya beberapa program sudah berjalan kemarin. Tetapi desain perencanaan harus dibenahi karena ada banyak kesalahan pada perencanaan, sehingga itu berdampak,” ujarnya.

 

Faridi mengatakan hingga saat ini belum ada pembahasan khusus di DPRD terkait keterlambatan realisasi bantuan bibit lele. Kendati demikian, ia menegaskan program tersebut memang telah dirancang untuk direalisasikan pada tahun anggaran 2026. (Mad/Aj).

Berita Terkait

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan
Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan
Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan
Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan
Kasus Indomaret Panaan Babak Baru, Polres Pamekasan Bentuk Timsus Usut Pelaku
BIP Hadirkan Keceriaan untuk 500 Anak Yatim di Pasar Malam Pamekasan
Buntut Bangunan Indomaret Dirusak, DPRD Pamekasan Soroti Lonjakan Kuota Ritel Modern
Buntut Audiensi ke Bupati Pamekasan, Penolakan Indomaret Berujung Pembongkaran

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:47 WIB

Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Kasus Indomaret Panaan Babak Baru, Polres Pamekasan Bentuk Timsus Usut Pelaku

Berita Terbaru

DPO Kasus Narkoba diamankan Polres Pamekasan.

Hukum & Kriminal

DPO Kasus Narkoba Proppo Diciduk di Rumah Kos, Polisi Sita BB 0,27 Gram

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:27 WIB