PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Program bantuan budidaya lele yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan hingga kini belum terealisasi, meskipun semester pertama tahun anggaran 2026 hampir berakhir.
Bantuan senilai Rp200 juta yang bersumber dari APBD itu merupakan program unggulan pengembangan kampung budidaya lele.
Kepala Dinas Perikanan Pamekasan melalui Kepala Bidang Budidaya, Luthfie Asy’ari, memastikan bantuan tersebut tetap tersedia dan telah direncanakan untuk disalurkan kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Cahaya Lele di Desa Larangan Badung.
“Bantuan dari dana APBD Kabupaten itu ada. Sesuai janji Bapak Bupati terkait kampung budidaya lele, bantuan diberikan kepada kelompok budidaya ikan, yakni Pokdakan Cahaya Lele yang berlokasi di Larangan Badung,” ujar Luthfie, Selasa (3/6/2026).
Menurutnya, paket bantuan yang disiapkan tidak hanya berupa benih ikan lele, tetapi juga sarana pendukung budidaya. Pemerintah menyiapkan sekitar 50 ribu ekor bibit lele, kolam budidaya, serta pakan dengan total anggaran sekitar Rp200 juta.
Namun hingga awal Juni 2026, bantuan tersebut belum juga disalurkan kepada kelompok penerima. Luthfie menjelaskan, proses pencairan masih menunggu instruksi dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) atau bagian keuangan daerah.
“Pencairannya masih menunggu instruksi dari keuangan. Nanti ketika sudah ada pengumuman dan tahapan pelaksanaan sesuai program yang telah diusulkan, bantuan itu akan segera direalisasikan,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Moh. Faridi, mengakui sejumlah program pemerintah daerah mengalami keterlambatan pelaksanaan. Menurut Faridi, persoalan itu tidak lepas dari adanya pembenahan dokumen perencanaan yang harus dilakukan pemerintah daerah.
“Harusnya beberapa program sudah berjalan kemarin. Tetapi desain perencanaan harus dibenahi karena ada banyak kesalahan pada perencanaan, sehingga itu berdampak,” ujarnya.
Faridi mengatakan hingga saat ini belum ada pembahasan khusus di DPRD terkait keterlambatan realisasi bantuan bibit lele. Kendati demikian, ia menegaskan program tersebut memang telah dirancang untuk direalisasikan pada tahun anggaran 2026. (Mad/Aj).







