Program Kampung Lele di Pamekasan Masih Tertahan

Avatar

- Reporter

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Budidaya Ikan lele.

Ilustrasi Budidaya Ikan lele.

PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Program bantuan budidaya lele yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan hingga kini belum terealisasi, meskipun semester pertama tahun anggaran 2026 hampir berakhir.

 

Bantuan senilai Rp200 juta yang bersumber dari APBD itu merupakan program unggulan pengembangan kampung budidaya lele.

 

Kepala Dinas Perikanan Pamekasan melalui Kepala Bidang Budidaya, Luthfie Asy’ari, memastikan bantuan tersebut tetap tersedia dan telah direncanakan untuk disalurkan kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Cahaya Lele di Desa Larangan Badung.

BACA JUGA :  DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau

 

“Bantuan dari dana APBD Kabupaten itu ada. Sesuai janji Bapak Bupati terkait kampung budidaya lele, bantuan diberikan kepada kelompok budidaya ikan, yakni Pokdakan Cahaya Lele yang berlokasi di Larangan Badung,” ujar Luthfie, Selasa (3/6/2026).

 

Menurutnya, paket bantuan yang disiapkan tidak hanya berupa benih ikan lele, tetapi juga sarana pendukung budidaya. Pemerintah menyiapkan sekitar 50 ribu ekor bibit lele, kolam budidaya, serta pakan dengan total anggaran sekitar Rp200 juta.

 

Namun hingga awal Juni 2026, bantuan tersebut belum juga disalurkan kepada kelompok penerima. Luthfie menjelaskan, proses pencairan masih menunggu instruksi dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) atau bagian keuangan daerah.

BACA JUGA :  Madura dan Organisasi Kedaerahan: Antara Kebanggaan dan Dekadensi

 

“Pencairannya masih menunggu instruksi dari keuangan. Nanti ketika sudah ada pengumuman dan tahapan pelaksanaan sesuai program yang telah diusulkan, bantuan itu akan segera direalisasikan,” katanya.

 

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Moh. Faridi, mengakui sejumlah program pemerintah daerah mengalami keterlambatan pelaksanaan. Menurut Faridi, persoalan itu tidak lepas dari adanya pembenahan dokumen perencanaan yang harus dilakukan pemerintah daerah.

BACA JUGA :  Bocah MA Korban Terhanyut Arus Sungai di Pamekasan Ditemukan Meninggal

 

“Harusnya beberapa program sudah berjalan kemarin. Tetapi desain perencanaan harus dibenahi karena ada banyak kesalahan pada perencanaan, sehingga itu berdampak,” ujarnya.

 

Faridi mengatakan hingga saat ini belum ada pembahasan khusus di DPRD terkait keterlambatan realisasi bantuan bibit lele. Kendati demikian, ia menegaskan program tersebut memang telah dirancang untuk direalisasikan pada tahun anggaran 2026. (Mad/Aj).

Berita Terkait

Alumni Bahrul Ulum All Out Sukseskan Muktamar ke-35 NU, Siapkan 50 Transportasi hingga Ribuan Relawan
DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau
Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan
Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar
Pesan Wan Sehan Jadi Titik Balik, Relawan Bani Insan Peduli Siap Lanjutkan Pengabdian
Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia
Polres Pamekasan Fasilitasi Rehabilitasi Pengguna Sabu Atas Permohonan Orang Tua
Nelayan Sulit Dapat Solar, Komisi II DPRD Pamekasan Sidak SPBU Asem Manis

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:44 WIB

Alumni Bahrul Ulum All Out Sukseskan Muktamar ke-35 NU, Siapkan 50 Transportasi hingga Ribuan Relawan

Senin, 20 Juli 2026 - 18:07 WIB

DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:56 WIB

Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:43 WIB

Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 00:22 WIB

Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia

Berita Terbaru