PAMEKASAN, NOTICENEWS.id – Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Pamekasan tak hanya dirayakan dengan seremoni dan diskusi. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan memilih cara berbeda: memastikan para pewarta dan kepala desa tetap berdetak sehat demi masyarakat.
Bertempat di Lantai II RS Kusuma Hospital Pamekasan, Minggu (15/2/2026), PWI menggandeng pihak rumah sakit menggelar cek kesehatan jantung gratis. Pesertanya bukan hanya wartawan, tetapi juga para kepala desa yang tergabung dalam Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) dan Persatuan Kepala Desa (Perkasa) Kabupaten Pamekasan.
Ketua PWI Pamekasan, Hairul Anam, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar agenda seremonial HPN.
“Kami menggandeng Kusuma Hospital sebagai mitra. Dokter spesialis jantung difasilitasi langsung oleh rumah sakit,” ujarnya.
Sebelum pemeriksaan, peserta terlebih dahulu mendapatkan penyuluhan dari dr. Irma tentang strategi menjaga kesehatan jantung mulai dari pola makan, manajemen stres, hingga pentingnya aktivitas fisik. Edukasi ini menjadi fondasi, bahwa kesehatan bukan hanya soal pengobatan, tetapi pencegahan.
Pelibatan kepala desa, lanjut Hairul, bukan tanpa alasan. Mereka adalah garda terdepan pelayanan publik di tingkat akar rumput.
“Ketika wartawan sehat, insya Allah produk jurnalistiknya juga sehat. Begitu pula ketika Kades sehat, pelayanan kepada masyarakat akan lebih maslahat,” tegas alumnus Pesantren Annuqayah itu.
Direktur RS Kusuma Hospital Pamekasan, dr. Achmad Marsuki, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, langkah PWI mengandung semangat perjuangan untuk kebaikan bersama. Ia pun menyatakan kesiapan rumah sakit untuk terus berkolaborasi dalam program-program kesehatan masyarakat ke depan.
Perayaan HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI di Pamekasan tak berhenti pada aksi kesehatan. Sejumlah agenda telah disiapkan untuk memperkaya makna peringatan.
Di Gedung Bakorwil, Senin (16/2/2026), digelar pameran lukisan karya Budi dan Rena, yang dirangkai dengan Temu Wartawan & Pengusaha se-Kabupaten Pamekasan serta Talkshow Pentahelix Penguatan 4 Pilar Demokrasi.
PWI juga membuka ruang partisipasi publik melalui lomba menulis esai bertema “Kritik Konstruktif terhadap Kebijakan Pemkab Pamekasan” sebuah ikhtiar menjaga fungsi kontrol sosial pers tetap hidup dan elegan.
Tak ketinggalan, nuansa religius turut mewarnai peringatan ini. Pada Rabu (18/2/2026), PWI Pamekasan akan menggelar Lesehatan bersama Ra Abbas, Dewan Pengasuh Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar.
HPN 2026 di Pamekasan pun menjadi lebih dari sekadar perayaan profesi. Ia menjelma gerakan kolektif: menyehatkan jantung, menguatkan pikiran, dan merawat demokrasi dari ruang redaksi hingga ruang-ruang desa. (znf/Aj).






