Bupati Pamekasan Cari Solusi Lintas Daerah untuk 27 Pasien Cuci Darah

Avatar

- Reporter

Sabtu, 17 Mei 2025 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto: Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman.

Ket Foto: Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman.

PAMEKASAN (notice) – Sebanyak 27 pasien cuci darah di Kabupaten Pamekasan menghadapi kendala pelayanan karena keterbatasan jadwal dan fasilitas hemodialisis (HD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Smart Pamekasan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah konkret untuk membantu para pasien tersebut.

“Kami sudah mencari solusi. Di tiga kabupaten di sekitar kita, sampai saat ini layanan HD hanya sampai sif 2, belum sampai sif 3. Saya sudah berkomunikasi dengan kabupaten tetangga untuk meminta agar layanan ditingkatkan menjadi tiga sif. Harapannya, 27 pasien dari Pamekasan bisa tertampung,” terang KH. Kholilurrahman, Jumat (17/5/2025).

BACA JUGA :  PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Menteri Pendidikan

Selain itu, KH. Kholil juga menyebutkan adanya tawaran dari pihak swasta yang ingin menanggung biaya cuci darah di luar BPJS. Namun, upaya tersebut terbentur regulasi yang berlaku.

“Ada pengusaha yang siap menanggung biaya cuci darah secara umum, tidak melalui BPJS. Tapi aturan tidak memungkinkan. Karena itu, kami terus berupaya. Sambil berdoa, kami dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan akan berusaha semaksimal mungkin. Kalau persoalan ini tidak segera ditangani, para pasien hanya bisa pasrah menunggu waktu. Itu sangat menyedihkan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Sekolah Rakyat Menengah Pertama 29 Pamekasan Resmi Dibuka

Terkait rencana jangka panjang, KH. Kholil juga menyinggung soal pembangunan ruang HD tambahan dan penambahan alat di RSUD Smart Pamekasan. Namun, keterbatasan teknis menjadi tantangan.

“Menambah sif tidak bisa lagi karena sudah mencapai sif 3. Kalau ditambah sif 4, artinya mesin harus bekerja 24 jam penuh. Itu sangat berat. Kualitas hasil cuci darah akan menurun, dan usia pakai mesin juga akan terganggu,” jelasnya.

BACA JUGA :  BIP Gelontorkan Rp2 Miliar untuk Pembinaan WBP Lapas Kelas IIA Pamekasan

Sebagai solusi jangka panjang, KH. Kholil menyatakan bahwa pengalaman saat ini akan menjadi dasar penyusunan kebijakan di tahun-tahun mendatang.

“Insya Allah, tahun 2026 bisa kita anggarkan pembelian mesin baru untuk menambah kapasitas pelayanan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Wabup Sukriyanto: Baru Kali Ini
Tak Kuorum Paripurna Penetapan LKPJ APBD 2025, Ketua DPRD Pamekasan Sebut Opsi Perkada Bisa Ditempuh
Tak Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Ali Masykur Soroti Anggota yang Mangkir
Di Penghujung HUT ke-81 RI, SeRaP Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa
JJS Central 88 Diserbu 36 Ribu Peserta, Ali Zainal Abidin Resmi Gerakkan Membeli Berarti Berbagi
DPRD Pamekasan Finalkan KUA-PPAS 2027, Anggaran Diarahkan Perkuat Ekonomi dan Program Prioritas
HUT ke-81 RI, Bupati Pamekasan: PAD Digenjot, Kekeringan Ditangani hingga Pengeboran Air
Ketua DPRD Pamekasan Dorong Makna Kemerdekaan yang Nyata: Warga Harus Bebas dari Kemiskinan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 17:24 WIB

Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Wabup Sukriyanto: Baru Kali Ini

Rabu, 2 September 2026 - 16:39 WIB

Tak Kuorum Paripurna Penetapan LKPJ APBD 2025, Ketua DPRD Pamekasan Sebut Opsi Perkada Bisa Ditempuh

Rabu, 2 September 2026 - 16:27 WIB

Tak Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Ali Masykur Soroti Anggota yang Mangkir

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Di Penghujung HUT ke-81 RI, SeRaP Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

JJS Central 88 Diserbu 36 Ribu Peserta, Ali Zainal Abidin Resmi Gerakkan Membeli Berarti Berbagi

Berita Terbaru