419 Bencana Terjadi Sepanjang 2025, BPBD Pamekasan Soroti Ancaman Banjir dan Longsor

Avatar

- Reporter

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman bersama Wabup Pamekasan, Sukriyanto dan jajarannya, saat memantau banjir di wilayah kota tahun 2025 lalu.

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman bersama Wabup Pamekasan, Sukriyanto dan jajarannya, saat memantau banjir di wilayah kota tahun 2025 lalu.

PAMEKASAN, NOTICE – Kabupaten Pamekasan menghadapi kondisi darurat kebencanaan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan mencatat sebanyak 419 kejadian bencana terjadi sepanjang tahun 2025, mulai dari banjir, puting beliung, tanah longsor, kekeringan, cuaca ekstrem hingga abrasi.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, mengungkapkan bahwa tingginya angka bencana tersebut dipengaruhi oleh kondisi geografis dan lingkungan yang berbeda di setiap wilayah.

 

Berdasarkan Kajian Rawan Bencana (KRB), potensi kebencanaan tersebar hampir di seluruh kecamatan dengan karakteristik ancaman yang berbeda-beda.

BACA JUGA :  Dinsos Pamekasan Tekankan Pemdes Tak Asal Usulkan Penerima BLT DBHCHT, 5.500 Buruh Tani Jadi Sasaran

 

“Wilayah dengan potensi rawan banjir berada di Kecamatan Pamekasan dan sekitarnya, sedangkan potensi longsor banyak terjadi di wilayah dataran tinggi seperti Kecamatan Waru dan kawasan Pantura,” jelas Dhofir, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (14/1/2026).

 

Ia menambahkan, banjir yang kerap melanda kawasan perkotaan tidak hanya dipicu oleh faktor alam, tetapi juga akibat menurunnya daya serap air di wilayah hulu serta penyempitan dan pendangkalan sungai di wilayah hilir.

BACA JUGA :  Semalam di Madura: Harmoni Budaya, Musik, dan Kuliner Satukan Ribuan Warga di Hari Jadi Pamekasan ke-495

 

“Dari hulu sampai hilir menjadi satu kesatuan masalah. Di hulu, resapan air berkurang, sementara di hilir kapasitas sungai menyempit akibat sedimentasi dan sampah. Penumpukan sampah di sungai menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera kita benahi bersama,” tegasnya.

 

Dhofir juga mengingatkan bahwa perilaku membuang sampah sembarangan memperparah risiko bencana, terutama saat intensitas hujan tinggi.

BACA JUGA :  PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Menteri Pendidikan

 

Menatap tahun 2026, BPBD Pamekasan berharap angka kejadian bencana dapat ditekan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sebagai langkah pencegahan utama.

 

“Harapan kami di tahun 2026 tidak ada lagi bencana yang terjadi. Mari kita cegah bersama semaksimal mungkin, mulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga lingkungan,” pungkasnya. (znf/Aj).

Berita Terkait

Harlah ke-27 PMII Mojokerto Bakal Dihadiri Musisi Sekaligus Vokalis Band Letto
Dorong Usaha Lintas Generasi, BRI Gelar Gathering dengan Tema “Building Wealth Strategies for Entrepreneur”
Bupati Pamekasan Salurkan BLT DBHCHT kepada Buruh CV Jawara Internasional
Terima BLT DBHCHT Buruh Pabrik Rokok, CV Jawara Internasional Dorong Kepatuhan BPJS
DPRD Pamekasan Desak Pemkab Turun Tangan Hadapi Anjloknya Harga Tembakau
Buka MTQ XXXII, Bupati Pamekasan Tegaskan Al-Qur’an Tak Cukup Dibaca, Harus Diamalkan
P-APBD 2026 Pamekasan: Belanja Modal Diperkuat, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Tetap Jadi Perhatian
Bupati Pamekasan Tegaskan Mutasi 103 Pejabat Bukan Sekadar Ganti Kursi: Harus Ada Perubahan Kinerja

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 13:54 WIB

Harlah ke-27 PMII Mojokerto Bakal Dihadiri Musisi Sekaligus Vokalis Band Letto

Minggu, 27 September 2026 - 11:24 WIB

Dorong Usaha Lintas Generasi, BRI Gelar Gathering dengan Tema “Building Wealth Strategies for Entrepreneur”

Kamis, 24 September 2026 - 16:41 WIB

Bupati Pamekasan Salurkan BLT DBHCHT kepada Buruh CV Jawara Internasional

Kamis, 24 September 2026 - 16:22 WIB

Terima BLT DBHCHT Buruh Pabrik Rokok, CV Jawara Internasional Dorong Kepatuhan BPJS

Selasa, 22 September 2026 - 17:15 WIB

Buka MTQ XXXII, Bupati Pamekasan Tegaskan Al-Qur’an Tak Cukup Dibaca, Harus Diamalkan

Berita Terbaru