PAMEKASAN, NOTICE – Wakil Bupati Pamekasan H. Sukriyanto, mengunjungi warga korban kebakaran di Dusun Tengah, Desa Gro’om, Kecamatan Proppo, Minggu (19/10/2025). Kedatangan Wabup Sukri dalam rangka untuk memberikan dukungan moral dan bantuan sosial (Bansos) kepada pemilik rumah Mat Sa’id (68) dan Marsintem binti Durrahem (80), keduanya merupakan petani.
Dalam kunjungannya, orang nomor dua di Bumi Gerbang Salam tersebut didampingi oleh anggota DPRD Pamekasan dari Fraksi Demokrat, Tabri.
Pantauan di lokasi, Wabup Sukri tampak berbincang langsung dengan para korban, menenangkan mereka yang masih tampak terguncang, serta memastikan kebutuhan darurat segera tertangani.
Tak hanya memberikan dukungan moral dan doa, ia juga menyerahkan bantuan sosial secara langsung kepada keluarga korban.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan turut berduka atas musibah ini. Semoga keluarga yang terkena musibah diberi kesabaran dan ketabahan. Percayalah, setiap ujian pasti ada hikmahnya,” ujar Wakil Bupati H. Sukriyanto dengan nada penuh empati.
Sukri menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti ini.
“Pemerintah tidak boleh berjarak dengan rakyatnya. Setiap musibah yang menimpa warga adalah tanggung jawab moral kami semua. Karena itu, kami selalu berupaya hadir secepat mungkin, memberikan bantuan dan semangat bagi masyarakat,” tegasnya.
Mantan Kades Blaban dua periode itu juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau panjang yang membuat suhu udara meningkat dan kondisi lingkungan kering.
“Kami mengingatkan warga agar berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik dan membakar sampah di sekitar rumah. Cuaca panas seperti sekarang sangat rentan memicu kebakaran,” ujarnya mengingatkan.
Untuk diketahui, Dari hasil pemeriksaan sementara aparat kepolisian, kebakaran tersebut diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik.
Akibat insiden itu, sejumlah barang berharga milik korban ikut hangus terbakar, antara lain mesin pompa air, genset, mesin perontok padi, traktor, lima BPKB motor, uang tunai Rp19 juta, tiga sertifikat rumah, dua sepeda motor, serta perhiasan emas senilai Rp13 juta. Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp250 juta. (nal/mad).







