noticenews.id – Warga Desa Tebul Timur Kecamatan Pengantenan, Kabupaten Pamekasan digegerkan dengan peristiwa hilangnya seorang nenek secara misterius.
Diketahui seorang nenek tersebut bernama Juriyeh (70) Warga Dusun Nyato Desa Tebul Timur Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Juriyeh dikabarkan hilang secara misterius pada hari Rabu (12/02) saat hendak mencari rumput di lahan yang tidak jauh dari rumahnya.
Hilangnya nenek Juriyeh atau Ibu Rusdi meninggalkan sepasang sandal warna merah, karung kosong dan arit di lahan yang diduga nenek itu menghilang.
Maksum salah seorang warga Desa Tebul Timur menjelaskan, peristiwa tersebut berawal pada hari Rabu (12/02) sekitar pukul 08.00 WIB, Ibu Rusdi berangkat mencari rumput ke lahannya. Sekitar pukul 14.00 WIB, Ibu Rusdi diketahui sudah berada di rumahnya.
Namun, beberapa jam kemudian, Ibu Rusdi diketahui berangkat kembali ke lahan tersebut untuk mencari rumput dengan membawa karung kosong dan arit.
“Sekitar pukul 16.00 WIB, ada seorang tetangganya melihat sandal, karung dan arit yang dibawa Ibu Rusdi berada di area lahannya. Tapi tidak menjumpai nenek beranak tiga itu,” ujar Maksum, Selasa (18/02).
Kemudian, lanjut Maksum, tetangganya itu mengabarkan kepada pihak keluarga bahwa dirinya menemukan barang milik Ibu Rusdi di area lahan yang biasa nenek itu mencari rumput.
“Selanjutnya, pihak keluarga mencari nenek Rusdi ke sejumlah titik termasuk lahan tersebut namun tidak ditemukan,” paparnya.
Dikatakan Maksum, pencarian nenek Juriyeh terus menerus dilakukan baik siang dan malam. Bahkan pihak keluarga sudah menanyakan kepada sejumlah pihak (orang pintar) dan melakukan semacam ritual keagamaan bersama masyarakat sekitar, namun belum membuahkan hasil.
“Keluarganya sampai menanyakan ke paranormal. Berdasarkan informasi dari paranormal, Ibu Rusdi diperkirakan masih di sekitar lahan itu. Sampai saat ini terus dilakukan pencarian, baik siang dan malam. Bahkan, pihak keluarga dan masyarakat sekitar melakukan ritual Burdah, Yasinan, dan mendatangkan paranormal dari luar Madura, namun belum menemukan hasil,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia menuturkan, bahwa di sekitar lahan dipenuhi semak-semak dan angker. Bahkan, saat dilakukan pencarian sejumlah warga dikagetkan dengan penemuan gua.
“Memang di sekitar lahan itu banyak semak-semak dan masyarakat sekitar jarang melewati lahan tersebut karena terbilang cukup angker. Pada saat melakukan pencarian warga menemukan gua, tapi sudah dilakukan pencarian ke dalam gua namun tetap tidak ditemukan,” pungkasnya. (*).




