Sentra Batik Klampar Belum Jadi Ruang Produksi, Pengrajin Minta Pemerintah Turun Tangan

Avatar

- Reporter

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Sentra Batik Klampar.

Gedung Sentra Batik Klampar.

PAMEKASAN, NOTICE – Keberadaan Gedung Sentra Batik Klampar di Kabupaten Pamekasan kembali menjadi sorotan. Gedung yang diharapkan menjadi pusat aktivitas batik tersebut disebut hingga kini belum dimanfaatkan untuk kegiatan produksi maupun membatik.

 

Fathorrahman, salah satu pengrajin batik asal Desa Klampar, mengatakan sejauh yang diketahuinya belum terdapat aktivitas membatik di gedung tersebut.

BACA JUGA :  Kemenag Apresiasi Guru MAN 2 Pamekasan Raih Satyalencana dari Presiden Prabowo

Menurutnya, gedung saat ini lebih banyak dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat oleh Pemerintah Desa Klampar.

“Yang saya ketahui sampai sekarang belum ada kegiatan batik-membatik di Gedung Sentra Batik Klampar,” kata Fathorrahman, saat diwawancarai, Jum’at (2/10/2026).

Ia berharap keberadaan gedung tersebut dapat benar-benar difungsikan sebagai pusat kegiatan para pengrajin. Selain menjadi tempat produksi, gedung tersebut dinilai berpotensi membantu pemasaran dan penjualan produk batik Klampar.

BACA JUGA :  PLN UP3 Madura Hadirkan Energi Kepedulian Lewat Kurban Idul Adha 1446 H

“Saya harap bisa difungsikan oleh kelompok pengrajin batik, sehingga bisa membantu penjualan atau kegiatan produksi kami sebagai sentral batik di Pamekasan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Pamekasan, Nahrul, menjelaskan bahwa pengelolaan Gedung Sentra Batik Klampar hingga saat ini sepenuhnya berada di bawah BUMDes Klampar.

Ia menyebut, pihaknya akan kembali membahas rencana pendampingan terkait pengelolaan gedung tersebut di internal Disperindag.

BACA JUGA :  Peringati Harkitnas 2026, Bupati Pamekasan Gaungkan PP Tunas Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Digital

“Sentra batik itu sepenuhnya dikelola oleh BUMDes Klampar sampai saat ini. Untuk rencana pendampingan lebih lanjut terkait pengelolaan Sentra Batik Klampar akan kami bahas lagi di Disperindag,” jelasnya. (znf/Aj).

 

Berita Terkait

Momentum Hari Batik Nasional, DPRD Pamekasan Soroti Gedung Sentra Batik Klampar Belum Optimal
Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar
Aktivis Desak UHC Segera Diterapkan, Pemkab Pamekasan Terbitkan SE Layanan Gratis
Diluar Prediksi, Serapan Tembakau di Pamekasan Tembus 42 Ribu Ton
Bupati Pamekasan Targetkan Program UHC Prioritas Tuntas November 2026
P-APBD Pamekasan 2026 Disetujui, DPRD Bakal Kirim Besok ke Gubernur Jatim
Ketua Serikat Rakyat Pamekasan Bung Makruf Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perampasan Aset
Anggaran Rp770 Juta DBHCHT Disperindag Pamekasan Belum Terealisasi

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Momentum Hari Batik Nasional, DPRD Pamekasan Soroti Gedung Sentra Batik Klampar Belum Optimal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Sentra Batik Klampar Belum Jadi Ruang Produksi, Pengrajin Minta Pemerintah Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Aktivis Desak UHC Segera Diterapkan, Pemkab Pamekasan Terbitkan SE Layanan Gratis

Rabu, 30 September 2026 - 21:29 WIB

Bupati Pamekasan Targetkan Program UHC Prioritas Tuntas November 2026

Berita Terbaru