Pengasuh Sumber Bungur Bersama Kepala MTsN 3 Pamekasan Tegaskan Musala Al-Madani Nama Resmi Bukan Masjid

Avatar

- Reporter

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengasuh Pesantren Sumber Bungur, RK. Abdullah Achmad Madani kanan, dan Kepala MTsN 3 Pamekasan, Agus Budi Hariyanto tengah saat memberikan klarifikasi.

Pengasuh Pesantren Sumber Bungur, RK. Abdullah Achmad Madani kanan, dan Kepala MTsN 3 Pamekasan, Agus Budi Hariyanto tengah saat memberikan klarifikasi.

PAMEKASAN, NOTICE – Polemik terkait penyebutan bangunan ibadah dan isu sumbangan di MTsN 3 Pamekasan akhirnya dijawab tuntas. Pihak madrasah bersama Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Bungur memberikan klarifikasi terbuka, menegaskan bahwa bangunan tersebut secara resmi bernama Musala Al-Madani, bukan masjid sebagaimana ramai diberitakan beberapa hari terakhir.

 

Penegasan ini sekaligus memastikan bahwa tidak ada misinformasi maupun kesalahpahaman yang ditimbulkan oleh madrasah.

 

Kepala MTsN 3 Pamekasan, Agus Budi Hariyanto, menegaskan bahwa undangan yang beredar adalah undangan pembagian rapor rutin semesteran, bukan permintaan sumbangan sebagaimana diasumsikan sebagian wali murid.

 

“Yang tertulis ‘sumbangan’ itu berasal dari panitia pembangunan berupa amplop infak/shadaqah. Sifatnya seikhlasnya, tanpa paksaan, tanpa tekanan,” jelas Agus.

BACA JUGA :  JCP Gagas School Of Journalism, Komitmen Lahirkan Jurnalis Muda Profesional

 

Ia menyampaikan bahwa penyampaian informasi pembangunan musala dilakukan secara terbuka, dan madrasah tidak pernah berniat menyesatkan informasi ataupun membebani wali murid.

 

Terkait perbedaan penyebutan bangunan yang memicu perdebatan, Agus mengakui bahwa memang sempat terjadi kekeliruan komunikasi. Namun hal itu sudah dibahas bersama pihak Pondok Sumber Bungur, panitia pembangunan, serta dewan guru.

 

“Atas petunjuk Pengasuh Pondok Sumber Bungur, nama resminya adalah Musala Al-Madani. Sudah clear dan akan kami sampaikan kepada wali murid agar tidak terjadi ambiguitas,” tegasnya.

 

Agus menerangkan bahwa pembangunan musala baru menjadi kebutuhan mendesak karena kapasitas bangunan lama sudah tidak mencukupi untuk menampung seluruh siswa dalam kegiatan keagamaan.

BACA JUGA :  Wabup Pamekasan Halal Bihalal Bersama Forkopimda hingga Kepala Desa

 

“Jika ada pihak yang kurang nyaman, kami mohon maaf. Tidak ada sedikit pun niat melakukan hal yang tidak baik,” tambahnya.

 

Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Bungur, RK. Abdullah Achmad Madani, menegaskan bahwa keluarga besar Sumber Bungur sejak awal sudah memberikan arahan agar bangunan tersebut tidak dinamai masjid.

 

“Sejak awal saya bilang, jangan dinamai masjid. Musala saja. Karena di Sumber Bungur sudah ada masjid, agar tidak menimbulkan salah paham,” tegasnya.

 

Ia menyebut sempat melihat unggahan dan konten yang menyebut bangunan itu sebagai masjid, namun pihak keluarga memilih berhati-hati dan menjaga suasana kondusif.

 

Ra Abdullah juga menjelaskan bahwa nama Musala Al-Madani dipilih untuk menghormati pendiri awal MTsN 3 Pamekasan, almarhum KH. Achmad Madani Bin Kiai Muarif.

BACA JUGA :  Dari Pelantikan ke Aksi: ORMAWA IDB Pamekasan Langsung Gaspol Bekal Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi

 

“Kami tidak rela jika dinamai masjid. Nama resminya Musala Al-Madani, sudah disepakati bersama madrasah,” ucapnya.

 

Di tengah polemik yang sempat mencuat, Ra Abdullah memastikan hubungan keluarga besar Sumber Bungur dengan MTsN 3 Pamekasan tetap baik dan solid.

 

“Semua program MTsN 3 kami dukung—baik akademik maupun non-akademik. Kalau ada benturan jadwal, selalu bisa diselesaikan dengan komunikasi dan surat resmi,” tegasnya.

 

Klarifikasi terbuka ini diharapkan menjadi penutup polemik sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam menjaga hubungan harmonis antara madrasah dan Pondok Sumber Bungur serta memberikan kepastian kepada seluruh wali murid. (Aj).

Berita Terkait

Dari Pelantikan ke Aksi: ORMAWA IDB Pamekasan Langsung Gaspol Bekal Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi
Together We Move – Improve : Pelantikan PK IPNU-IPPNU UIN Madura Tegaskan Pentingnya Kesatuan Gerakan Kader
Wabup Pamekasan Halal Bihalal Bersama Forkopimda hingga Kepala Desa
Kecelakaan Tunggal di Pasean Pamekasan: Dua Remaja Asal Waru Tewas di Tanjakan Tagangser Daya
Gelar Perkara Rampung, Kasus Proyek Jalan PUPR Pamekasan Naik Penyidikan
Bang Ali Satukan Jurnalis dan Pegiat Sosial dalam Hangatnya Ramadan di Villa BIP
Ledakan Petasan di Pegantenan Lukai 5 Pemuda, Polisi Bergerak Cepat Sterilisasi Lokasi dan Libatkan Gegana
Shalawat Menggema, Ribuan Hati Disatukan: Tangga Seribu Hadirkan Ramadan Penuh Kepedulian di Pamekasan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:01 WIB

Dari Pelantikan ke Aksi: ORMAWA IDB Pamekasan Langsung Gaspol Bekal Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi

Kamis, 2 April 2026 - 20:45 WIB

Together We Move – Improve : Pelantikan PK IPNU-IPPNU UIN Madura Tegaskan Pentingnya Kesatuan Gerakan Kader

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:39 WIB

Wabup Pamekasan Halal Bihalal Bersama Forkopimda hingga Kepala Desa

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:07 WIB

Kecelakaan Tunggal di Pasean Pamekasan: Dua Remaja Asal Waru Tewas di Tanjakan Tagangser Daya

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:45 WIB

Gelar Perkara Rampung, Kasus Proyek Jalan PUPR Pamekasan Naik Penyidikan

Berita Terbaru

Suasana Konferensi Pers yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pamekasan.

Hukum & Kriminal

Ratusan Motor Balap Liar Diamankan, Polres Pamekasan Sita 582 Kendaraan

Senin, 11 Mei 2026 - 09:12 WIB