PAMEKASAN, notice – Pemerintah Kabupaten Pamekasan secara resmi melepas kontingen daerah untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX tahun 2025 yang akan digelar di Malang Raya. Sebanyak 204 atlet diberangkatkan untuk mewakili Pamekasan di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Pelepasan kontingen berlangsung di Gedung PKPRI Pamekasan, Kamis (12/6/2025) siang, dipimpin langsung oleh Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya Porprov sebagai ajang pencarian bibit unggul olahraga di tingkat daerah.
“Porprov ini menjadi wadah untuk membangun dan mengembangkan kader-kader olahraga nasional. Kita optimalkan putra-putri terbaik Pamekasan untuk menunjukkan prestasi,” ujarnya.
Bupati juga memberikan suntikan semangat kepada para atlet dengan menjanjikan bonus bagi mereka yang berhasil meraih medali. Ia menegaskan bahwa meskipun tidak diberikan target khusus, seluruh kontingen harus tetap berjuang maksimal.
“Kami tidak membebani dengan target, tapi semangat juang harus tetap ada. Kalian membawa nama baik Pamekasan,” tambahnya.
Manajer Kontingen Porprov KONI Pamekasan, Siran Wahyudi, menyampaikan optimisme tinggi bahwa tahun ini Pamekasan bisa memperbaiki peringkat dibanding Porprov sebelumnya.
“Tahun lalu kami berada di peringkat 24. Dengan jumlah atlet yang meningkat dua kali lipat, kami optimis hasilnya lebih baik,” tegasnya.
Kontingen Pamekasan terdiri dari 204 atlet, 74 pelatih, dan 35 ofisial, yang akan berlaga di 28 cabang olahraga (Cabor). Cabang unggulan seperti taekwondo dan karate diharapkan mampu mendongkrak perolehan medali.
Ketua KONI Pamekasan, Djohan Susanto, mengimbau agar seluruh atlet menjaga fisik dan mental menjelang pertandingan. Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan peluang di Cabor unggulan.
“Kami yakin, dengan kesiapan dan jumlah atlet yang lebih banyak, Pamekasan mampu memperbaiki posisi tahun ini,” katanya.
Porprov Jatim 2025 akan digelar di wilayah Malang Raya, meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Ribuan atlet dari seluruh kabupaten atau kota di Jawa Timur dipastikan ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.





