Komisi 4 DPRD Pamekasan Minta BPJS Buka Shift 4 di RSUD Smart

Avatar

- Reporter

Selasa, 29 April 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto: Ketua Komisi 4 DPRD Pamekasan, Halili.

Ket Foto: Ketua Komisi 4 DPRD Pamekasan, Halili.

Pamekasan (notice), Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk membuka kembali layanan Hemodialisis (cuci darah) shift 4 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Slamet Martodirdjo.

Pasalnya, ada 27 pasien penderita cuci darah yang tidak bisa ditangani karena rekomendasi pembatasan shift oleh BPJS.

Ketua Komisi 4 DPRD Pamekasan, Halili, menjelaskan bahwa RSUD Smart Pamekasan pernah membuka layanan cuci darah 24 jam, namun dihentikan karena dinilai tidak memenuhi standar operasional prosedur (SOP) BPJS.

BACA JUGA :  Pemkab Pamekasan Tetapkan Biaya Pokok Produksi Tembakau 2025

“BPJS merekomendasikan agar RSUD Smart Pamekasan menambah peralatan dan tenaga medis untuk memenuhi standar layanan cuci darah,” ujar Halili usai menggelar rapat dengan BPJS, Selasa (29/04).

Dikatakan Halili, bahwa solusi yang ditawarkan BPJS adalah pasien harus mencari fasilitas kesehatan lain atau dirujuk ke rumah sakit lain yang menyediakan layanan cuci darah.

BACA JUGA :  Santri Pamekasan Kobarkan Semangat Resolusi Jihad, PCNU Resmi Luncurkan Hari Santri 2025

Kepala Bagian SDM Umum dan Komunikasi BPJS Pamekasan, Ari Udiyanto, menjelaskan bahwa tindakan cuci darah membutuhkan waktu 6 jam, termasuk persiapan, tindakan, dan evaluasi.

“BPJS merekomendasikan agar RSUD Smart Pamekasan menghitung kembali jumlah shift, peralatan, dan tenaga medis yang memenuhi standar,” pintanya.

Ari menambahkan bahwa BPJS tidak menginginkan pasien cuci darah tidak mendapatkan layanan penuh 6 jam sesuai SOP.

BACA JUGA :  Ketua Serikat Rakyat Pamekasan Bung Makruf Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perampasan Aset

“Oleh karena itu, RSUD Smart Pamekasan perlu menambah peralatan dan tenaga medis atau merujuk pasien ke rumah sakit lain yang menyediakan layanan cuci darah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan
Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan
Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan
Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan
Pansus Desa DPRD Pamekasan Serap Aspirasi Kades, Pilkades hingga Keuangan Desa Jadi Sorotan
Kasus Indomaret Panaan Babak Baru, Polres Pamekasan Bentuk Timsus Usut Pelaku
BIP Hadirkan Keceriaan untuk 500 Anak Yatim di Pasar Malam Pamekasan
Buntut Bangunan Indomaret Dirusak, DPRD Pamekasan Soroti Lonjakan Kuota Ritel Modern

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Pembaruan DTSEN Baru 30 Persen, Warga Pamekasan Terancam Kesulitan Akses Bantuan dan Layanan Kesehatan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:47 WIB

Fraksi PKB Kritik Proyeksi APBD 2027, PAD Pamekasan Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Jalan, Air Bersih hingga Rumah Layak, Ini Sasaran TMMD ke-130 Kodim 0826 Pamekasan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Pansus Desa DPRD Pamekasan Serap Aspirasi Kades, Pilkades hingga Keuangan Desa Jadi Sorotan

Berita Terbaru

DPO Kasus Narkoba diamankan Polres Pamekasan.

Hukum & Kriminal

DPO Kasus Narkoba Proppo Diciduk di Rumah Kos, Polisi Sita BB 0,27 Gram

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:27 WIB