PAMEKASAN, noticenews.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pamekasan, Madura secara resmi melaunching buku pengawas adhoc dengan judul “Di Garis Depan Demokrasi”.
Acara launching buku tersebut berlangsung di salah satu Hotel di Pamekasan, Selasa (24/12).
Divisi SDM, Organisasi dan Diklat Bawaslu Pamekasan, Moh. Imron mengatakan, bahwa hadirnya buku tersebut diharapkan bisa menjadi bahan evaluasi di Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang.
“Dengan hadirnya launching buku ini kami ingin membuat prasasti. Apapun yang kita lakukan kita catat untuk menjadi bahan evaluasi di Pemilu selanjutnya, agar hal-hal yang terjadi di Pemilu kemarin tidak terjadi lagi,” ujar Moh. Imron dalam sambutannya.
Selain itu, lanjut Mantan aktivis PMII Jawa Timur itu, agar masyarakat Pamekasan mengetahui kinerja pengawas adhoc di lapangan.
“Mungkin mereka menilai bahwa kinerja kami kurang tampak padahal kami bekerja siang malam,” paparnya.
Ketua Bawaslu Pamekasan, Sukma Umbara Tirta Firdaus menjelaskan, agar sesuatu itu bisa dikenang dan diwariskan serta diikuti oleh generasi akan datang, maka perlu untuk catat.
“Dalam hal ini kami akan mewariskan tentang pengawasan di Pamekasan yaitu buku. Buku ini dilengkapi dengan sejarah pengawasan Pemilu di Pamekasan,” kata Sukma sapaannya.
Dikatakannya, buku yang berjudul Di Garis Depan Demokrasi tersebut menyajikan sesuatu yang berkaitan dengan pengawasan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. Dengan demikian, pihaknya berharap adanya pengawasan pemilu itu memberikan kualitas Pemilu di Pamekasan.
“Memang giat membaca ini perlu kita budayakan, karena membaca itu adalah jendela dunia, dengan membaca kita bisa menambah wawasan dan pengetahuan,” pungkasnya.





