PAMEKASAN, notice – Kabar duka menyelimuti warga Nahdlatul Ulama dan masyarakat Madura. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, KH Taufik Hasyim, wafat dalam kecelakaan tragis di Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro), Sabtu (14/06) dini hari.
Kiai kharismatik yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Anom, Palengaan, Pamekasan itu mengembuskan napas terakhir pada usia 43 tahun. Ia meninggal bersama istrinya, Amiratul Mawaddah (29), warga Jember, setelah mobil Toyota Innova Zenix yang mereka tumpangi menabrak bagian belakang truk sekitar pukul 02.00 WIB.
Menurut keterangan Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Imet Chaerudin Tamsil, kecelakaan diduga akibat sopir mengalami micro sleep akibat kelelahan saat mengemudi.
Mobil Innova Zenix berpelat N 1086 EL itu dikemudikan oleh Moh Sholehoddin (26), warga Palengaan, Pamekasan, yang kini mengalami luka berat.
Sementara truk yang ditabrak diketahui dikemudikan oleh Siswoyo (25), warga Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember.
“Innova tersebut membawa enam penumpang. Dua meninggal dunia, sementara lainnya mengalami luka-luka,” jelas AKBP Imet.
Kepergian KH Taufik Hasyim meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga besar pesantren dan PCNU Pamekasan, tetapi juga seluruh masyarakat Pamekasan. Sebab, Kiai Taufik dikenal sebagai sosok ulama muda yang bijak, ramah, dan aktif dalam dakwah sosial.







