Kepala Pasar dan Pedagang Kolpajung Pamekasan Sepakat Berdamai

Avatar

- Reporter

Rabu, 25 Juni 2025 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Kepala Pasar Kolpajung, Slamet Efendi, dan pedagang Kaderi berjabat tangan dengan disaksikan tokoh masyarakat, Imam Bukhari Muslim. 

Keterangan foto: Kepala Pasar Kolpajung, Slamet Efendi, dan pedagang Kaderi berjabat tangan dengan disaksikan tokoh masyarakat, Imam Bukhari Muslim. 

PAMEKASAN, notice – Setelah sempat diliputi ketegangan dan laporan ke kepolisian, perselisihan antara Kepala Pasar Kolpajung, Slamet Efendi, dan pedagang Kaderi akhirnya mencapai titik terang. Keduanya sepakat berdamai dalam sebuah pertemuan tertutup yang penuh harapan, Rabu (25/6/2025), di kantor pasar setempat.

Perseteruan ini bermula dari insiden dugaan penganiayaan terhadap pedagang mie ayam, Kaderi, yang ditengarai terjadi setelah ia melaporkan kebakaran di salah satu kios Pasar Kolpajung kepada pihak pemborong.

BACA JUGA :  Serapan DBHCHT 2025 di Pamekasan Masih Rendah

Langkah itu dianggap menyulut amarah pihak pengelola pasar. Namun di balik tensi yang sempat tinggi, muncul ruang untuk dialog.

Difasilitasi tokoh masyarakat dan perwakilan paguyuban pedagang, proses mediasi akhirnya membuahkan hasil damai. Sebuah langkah yang tak hanya meredakan konflik personal, tapi juga memberi harapan baru bagi iklim usaha yang lebih sehat di Pasar Kolpajung.

BACA JUGA :  Ikon Baru, Pasar Kolpajung Pamekasan Maju ke Pentas Nasional

Kepala Pasar Kolpajung, Slamet Efendi menerima hasil mediasi dengan besar hati. “Kami ingin membangun kembali kepercayaan dan hubungan yang lebih baik dengan para pedagang. Setiap masalah harus dibicarakan, bukan dipertentangkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kaderi yang sebelumnya menjadi pihak pelapor, juga menunjukkan sikap legawa. “Yang penting sekarang kami bisa berdagang dengan tenang, dan tidak ada lagi rasa takut. Kami ingin dihargai sebagai mitra, bukan lawan,” katanya usai mediasi.

BACA JUGA :  IM3XPLORE Hadirkan Solusi Internet Simpel untuk Liburan Akhir Tahun, dari Wisata Lokal hingga Luar Negeri

Hadir dalam pertemuan tersebut, tokoh masyarakat Imam Bukhari Muslim menyambut baik penyelesaian damai ini. Ia menyebutnya sebagai bukti bahwa kekuatan kata-kata bisa mengalahkan ego dan amarah.

“Ini bukan sekadar perdamaian antara dua orang, tapi juga pesan kuat untuk semua pihak, bahwa pasar bukan hanya tempat jual beli, tapi juga ruang hidup bersama yang harus dijaga keharmonisannya,” pungkasnya.

Berita Terkait

BPP Tembakau 2026 Naik 6 Persen, Bupati Pamekasan: Jadi Referensi Transaksi Petani dan Gudang
SeRaP Ajak Masyarakat Pamekasan Bersatu Dukung Asta Cita dan Hilirisasi Industri Presiden Prabowo
Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Serikat Rakyat Pamekasan Dukung Program MBG 
DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau
Economic Fest 2026 Dorong UMKM Pamekasan Naik Kelas, HIPMI Buka Peluang Ekspor dan Pendampingan Bisnis
Pamekasan Perkuat Komitmen Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Modern Berbasis Ekonomi Sirkuler
Satgas Pangan Turun Langsung ke Pasar, Pastikan Harga Bapokting Tetap Terkendali Jelang Ramadan
Owner PR Cahaya Pro Dorong Pemkab Pamekasan Tambahan Kelas Cukai

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:10 WIB

BPP Tembakau 2026 Naik 6 Persen, Bupati Pamekasan: Jadi Referensi Transaksi Petani dan Gudang

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:19 WIB

SeRaP Ajak Masyarakat Pamekasan Bersatu Dukung Asta Cita dan Hilirisasi Industri Presiden Prabowo

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:47 WIB

Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Serikat Rakyat Pamekasan Dukung Program MBG 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:07 WIB

DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:14 WIB

Economic Fest 2026 Dorong UMKM Pamekasan Naik Kelas, HIPMI Buka Peluang Ekspor dan Pendampingan Bisnis

Berita Terbaru