Polisi Amankan Provokator Kericuhan di Laga MU vs Persis Solo di Pamekasan

Avatar

- Reporter

Senin, 11 Agustus 2025 - 04:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, notice – Kericuhan antar-suporter pecah dalam laga Liga 1 antara Madura United (MU) melawan Persis Solo di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Sabtu malam, 9 Agustus 2025. Kepolisian Resor Pamekasan mengamankan satu orang yang diduga sebagai provokator dalam insiden tersebut.

Kericuhan terjadi di tribun Ekonomi selatan saat MU tertinggal 0-2 dari Persis Solo. Suporter Persis Solo diduga mengejek pendukung tuan rumah yang berujung saling lempar botol minuman antar kedua kelompok suporter.

BACA JUGA :  Dari Tipidkor ke Reskrim Sampang: Jejak Integritas dan Keteladanan IPTU Nur Fajri Alim

“Kami mengamankan satu orang yang diduga sebagai pemicu kericuhan. Ia dalam pengaruh alkohol saat diamankan,” kata Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi, saat dikonfirmasi, Minggu, 10 Agustus 2025.

Pelaku berinisial EWP (20), warga Desa Ngabean, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, bukan merupakan anggota resmi komunitas suporter Persis Solo. Polisi menyebut EWP terindikasi dalam kondisi mabuk saat insiden terjadi. Selain bau alkohol, petugas juga menemukan botol plastik berisi minuman keras di lokasi.

BACA JUGA :  Diduga Mengantuk, Mobil Minibus Tabrak Pembatas Jalan di Pamekasan

Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto, bersama jajaran perwira dan personel gabungan dari Polres serta BKO Polda Jawa Timur langsung turun ke lapangan untuk menenangkan situasi. “Kedua kubu suporter sempat melawan petugas, namun situasi berhasil kami kendalikan,” ujar Jupriadi.

Polisi masih mendalami insiden tersebut dan membuka kemungkinan adanya tersangka lain. Masyarakat dan pendukung klub diminta tidak mudah terprovokasi serta menjaga ketertiban saat menonton pertandingan.

BACA JUGA :  Korban Tewas Pengeroyokan di Depan Masjid Agung Pamekasan Bertambah Jadi Dua, Satu Korban Lain Masih Dirawat

“Minuman keras hanya akan memicu perilaku agresif yang mengancam keamanan publik,” kata Jupriadi. Ia menambahkan, sebagai wilayah yang dikenal menjunjung nilai agama dan budaya, Pamekasan — yang dijuluki Bumi Gerbang Salam — mendorong masyarakat menjauhi konsumsi alkohol demi menjaga harmoni sosial.

Berita Terkait

Program Kampung Lele di Pamekasan Masih Tertahan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Warga Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan
Empat Sapi Jumbo dan Delapan Kambing Dikurbankan, Tangga Seribu Tebar Ribuan Paket Daging
Kuota RTLH 2026 Diprediksi Berkurang, DPRKP Pamekasan Konsisten Targetkan Penyelesaian 22 Unit Rumah Kategori Bencana
Hardiknas Jatim 2026 di Pamekasan Pecahkan Rekor MURI, 24 Ribu Siswa Ikuti Senam Kolosal
PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Menteri Pendidikan
Peringati Harkitnas 2026, Bupati Pamekasan Gaungkan PP Tunas Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Digital
Rapat Paripurna LKPJ Bersama Bupati, DPRD Pamekasan Fokus Soroti Kemiskinan dan Pengangguran

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:15 WIB

Program Kampung Lele di Pamekasan Masih Tertahan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:57 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Warga Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:32 WIB

Empat Sapi Jumbo dan Delapan Kambing Dikurbankan, Tangga Seribu Tebar Ribuan Paket Daging

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Hardiknas Jatim 2026 di Pamekasan Pecahkan Rekor MURI, 24 Ribu Siswa Ikuti Senam Kolosal

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:19 WIB

PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Menteri Pendidikan

Berita Terbaru

Ilustrasi Budidaya Ikan lele.

Daerah

Program Kampung Lele di Pamekasan Masih Tertahan

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:15 WIB