Diduga Keracunan Makanan Gratis, Sejumlah Siswa SDN Pasanggar 1 Pamekasan Alami Muntah-muntah

Avatar

- Reporter

Kamis, 18 September 2025 - 04:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi siswa mengalami sakit perut setelah makan menu MBG.

Ilustrasi siswa mengalami sakit perut setelah makan menu MBG.

PAMEKASAN//NOTICE – Sejumlah siswa SDN Pasanggar 1, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, dilaporkan mengalami muntah-muntah yang diduga usai menyantap hidangan dari program SPPG Yayasan Al-Bukhari Murtajih pada Rabu (17/9/2025).

Kejadian ini pertama kali mencuat setelah beredar pesan berantai di grup WhatsApp wali murid dan masyarakat setempat. Pesan itu menyebutkan hampir seluruh siswa muntah setelah makan gratis. Kabar tersebut sontak menimbulkan kepanikan.

Namun, klaim itu segera diluruskan oleh salah satu wali murid, M. Saini. Ia menyebut hanya beberapa siswa yang muntah, bukan seluruh sekolah.

BACA JUGA :  Aksi Curanmor di Ruko Teja Berakhir Cepat, Lansia Asal Sampang Ditangkap Polisi

“Anak saya Agus Ahmad dan empat temannya yang muntah. Mungkin karena ikut-ikutan saat melihat temannya muntah. Jadi kabar semua siswa muntah itu tidak benar,” jelasnya dalam klarifikasi di grup WhatsApp.

Meski demikian, kabar dugaan keracunan ini tidak bisa dianggap selesai hanya dengan klarifikasi. Aktivis Pamekasan, M. Rohim, menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi alarm bagi semua pihak terkait.

“Program makanan bergizi seharusnya betul-betul dijaga kualitas dan standar penyajiannya. Kalau ada anak muntah setelah makan, ini tanda ada masalah yang perlu diusut,” tegasnya.

BACA JUGA :  Empat Sapi Jumbo dan Delapan Kambing Dikurbankan, Tangga Seribu Tebar Ribuan Paket Daging

Menurut Rohim, pemerintah bersama pihak yayasan perlu segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pengadaan hingga distribusi makanan.

“Jangan sampai niat baik menyehatkan anak justru berbalik membawa dampak buruk. Pengawasan harus ketat, mulai dari dapur hingga meja makan siswa,” ujarnya.

Kejadian ini juga memunculkan pertanyaan publik: apakah faktor kebersihan, penyimpanan, atau penyajian makanan yang menjadi penyebabnya? Hingga kini, belum ada hasil investigasi resmi terkait penyebab pasti muntah-muntah tersebut. Rohim berharap insiden ini tidak terulang.

BACA JUGA :  Drum Band SDN Blaban 3 Pamekasan Raih Sejumlah Gelar di STAIDHI Kompetition Bangkalan

“Anak-anak harus tetap bisa menikmati program makanan gratis dengan aman, tanpa rasa khawatir. Jangan ada lagi korban yang jatuh akibat kelalaian dalam pengawasan,” pungkasnya.

Untuk diketahui; Wartawan notice telah berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada Kepala Sekolah Dasar Negeri Pasanggar 1 Pamekasan, namun tidak mendapat tanggapan. (Mad).

 

 

Berita Terkait

Alumni Bahrul Ulum All Out Sukseskan Muktamar ke-35 NU, Siapkan 50 Transportasi hingga Ribuan Relawan
DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau
Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan
Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar
Pesan Wan Sehan Jadi Titik Balik, Relawan Bani Insan Peduli Siap Lanjutkan Pengabdian
Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia
PC PMII Pamekasan Dukung Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi Proses Hukum
Polres Pamekasan Fasilitasi Rehabilitasi Pengguna Sabu Atas Permohonan Orang Tua

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:44 WIB

Alumni Bahrul Ulum All Out Sukseskan Muktamar ke-35 NU, Siapkan 50 Transportasi hingga Ribuan Relawan

Senin, 20 Juli 2026 - 18:07 WIB

DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:56 WIB

Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:43 WIB

Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 00:22 WIB

Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia

Berita Terbaru