Bupati Pamekasan Ungkap Potensi Migas di Madura Sangat Menjanjikan

Avatar

- Reporter

Senin, 26 Mei 2025 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman saat menyampaikan sambutan di acara launching Perpusda M. Tabrani.

Keterangan foto: Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman saat menyampaikan sambutan di acara launching Perpusda M. Tabrani.

PAMEKASAN, notice – Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, mengungkapkan bahwa potensi minyak dan gas (Migas) di wilayah Madura sangat menjanjikan dan perlu mendapat perhatian serius.

Bupati KH. Kholilurrahman menyebutkan bahwa sejumlah kabupaten di Madura seperti Bangkalan, Sampang, dan Sumenep telah memiliki sumber daya migas yang terkonfirmasi, sementara Pamekasan mulai menunjukkan tanda-tanda potensi.

“Potensi Migas di Madura sangat menjanjikan. Di Bangkalan, Sampang, dan Sumenep sudah ada pengembangan. Untuk Pamekasan sendiri, memang masih dalam tahap awal, tapi ada indikasi awal di Batumarmar,” ujar Bupati KH. Kholilurrahman, saat menggelar konferensi pers, Sabtu (24/05).

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Kukuhkan Paskibraka, Tekankan Makna Bendera Pusaka

Lebih lanjut, KH. Kholilurrahman mengingatkan pentingnya pendekatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam setiap tahapan eksplorasi. Ia mencontohkan pengalaman masa lalu di wilayah Palengaan, Pamekasan, yang sempat menjadi lokasi uji seismik namun terhambat akibat minimnya komunikasi dengan warga.

“Waktu itu masyarakat merasa tidak dilibatkan, hanya mendapatkan informasi dari satu arah. Akibatnya muncul penolakan. Ke depan, pendekatan seperti ini harus diperbaiki. Pengembang harus datang secara baik-baik, ‘kulo nuwun’, melibatkan masyarakat sejak awal,” tegasnya.

BACA JUGA :  4 Pilar Kiai Asep: Wujudkan Bangsa yang Sejahtera dan Berkeadilan

Bupati juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, khususnya para ulama, dalam mendampingi proses eksplorasi. Menurutnya, pelibatan aktif masyarakat akan menciptakan rasa memiliki dan menjaga suasana tetap kondusif.

Ia menambahkan bahwa jika kegiatan eksplorasi berdampak langsung pada mata pencaharian warga, seperti nelayan atau petani, maka harus disiapkan skema kompensasi yang adil.

BACA JUGA :  Gelar Karapan Sapi, Pemkab Pamekasan Dorong Pelestarian Budaya Lokal

“Kalau memang ada dampak langsung, tentu perlu kompensasi yang wajar. Masyarakat tidak boleh dirugikan, tapi juga tidak boleh membebani pengembang secara berlebihan. Harus ada keseimbangan agar investasi bisa berjalan dengan lancar dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumpah Ruah Sambut Kedatangan Haji Her Usai Pemeriksaan KPK
Wabup Sukriyanto Dorong Layanan Cathlab RSUD Pamekasan Tercover BPJS Kesehatan
Bupati Pamekasan Sampaikan LKPJ 2025, Paparkan Capaian Ekonomi dan Kinerja Pemda
Usai Libur Idul Fitri, Bupati Pamekasan Ingatkan ASN Kembali Melayani Masyarakat
Wabup Pamekasan Sidak Dua Dapur SPPG, Soroti Menu Gizi hingga Pengolahan Limbah
Wabup Pamekasan Tekankan Peran Penghafal Al-Qur’an sebagai Pilar Moral dan Sosial Masyarakat
Wabup Pamekasan Tinjau Dapur MBG di Pademawu Timur, Pastikan Standar Higiene Terpenuhi
Kunjungi Pamekasan, Gubernur Khofifah Gelontorkan Bansos Rp13,7 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:11 WIB

Ribuan Warga Tumpah Ruah Sambut Kedatangan Haji Her Usai Pemeriksaan KPK

Selasa, 7 April 2026 - 19:16 WIB

Wabup Sukriyanto Dorong Layanan Cathlab RSUD Pamekasan Tercover BPJS Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:35 WIB

Bupati Pamekasan Sampaikan LKPJ 2025, Paparkan Capaian Ekonomi dan Kinerja Pemda

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:09 WIB

Usai Libur Idul Fitri, Bupati Pamekasan Ingatkan ASN Kembali Melayani Masyarakat

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:53 WIB

Wabup Pamekasan Sidak Dua Dapur SPPG, Soroti Menu Gizi hingga Pengolahan Limbah

Berita Terbaru