PAMEKASAN, NOTICE – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Pamekasan periode 2025–2030 resmi dikukuhkan di Ballroom Azana Hotel, Selasa (11/11/2025). Pengukuhan tersebut mengusung tema “Satu Komando Bersama Sampai Akhir”, sebagai bentuk komitmen memperkuat solidaritas antar kepala desa di Pamekasan.
Acara ini turut dihadiri oleh Jajaran pengurus PKDI Jawa Timur, Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, dan mayoritas kepala desa se Pamekasan.
Ketua DPC PKDI Pamekasan, Farid Afandi, menyampaikan bahwa kehadiran PKDI bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga akan tampil sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan desa.
Meski Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman berhalangan hadir, Farid tetap menyampaikan apresiasi dan memahami padatnya agenda kepala daerah.
“Beliau banyak kegiatan, sehingga belum bisa hadir. Kami memaklumi,” ujarnya.
Farid menegaskan bahwa PKDI membutuhkan arahan dan komunikasi aktif dengan Bupati sebagai pembina pembangunan desa.
“Besar harapan kami, karena beliau orang tua bagi para kades di Pamekasan. PKDI tetap membutuhkan arahan dan sinergi, serta siap mendukung program pemerintah dari pusat hingga daerah,” tambahnya.
Dalam waktu dekat, PKDI akan mengagendakan pertemuan khusus dengan Bupati guna membahas kolaborasi pembangunan desa.
“Kami akan menjadwalkan silaturahmi dan diskusi santai dengan beliau dalam waktu dekat,” ujarnya.
Usai pelantikan, PKDI Pamekasan akan mulai menyusun program kerja fokus pada penguatan kapasitas kepala desa, konsolidasi internal, serta dukungan terhadap percepatan program pembangunan desa.
“Kami memperkuat konsolidasi internal sambil menunggu hasil konsolidasi di Jawa Timur sebagai acuan program bagi kami di Pamekasan,” jelas Farid.
Alumni PMII UNIRA tersebut mengajak pengurus dan anggota PKDI untuk menyatukan langkah, memperkuat barisan, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat Pamekasan.
“Mari kita jadikan organisasi ini sebagai wadah kolaborasi dan pengabdian demi terwujudnya pembangunan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan,” pungkasnya. (znf/Aj).




