Bupati Kholilurrahman Lobi Kementerian KP, Dorong Pamekasan Jadi Sentra Garam dan Ekonomi Pesisir Nasional

Avatar

- Reporter

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman bersama Kepala (DKP) Pamekasan, Abdul Fata, saat menemui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta.

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman bersama Kepala (DKP) Pamekasan, Abdul Fata, saat menemui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta.

PAMEKASAN, NOTICE – Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman terus menggenjot sektor kelautan dan perikanan agar menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat pesisir. Jumat (24/10/2025), ia melakukan audiensi langsung dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta.

 

Dalam pertemuan itu, Bupati Kholilurrahman didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pamekasan, Abdul Fata, dan diterima langsung oleh Staf Khusus Menteri Bidang Pengawasan dan Pengendalian Kebijakan, TB Ardi Januar.

 

Bupati dua periode itu memaparkan sejumlah program strategis daerah yang sejalan dengan arah kebijakan nasional di bidang kelautan dan perikanan. Di antaranya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan Sentra Ekonomi Garam Rakyat (SEGAR) yang diharapkan menjadi proyek percontohan nasional.

BACA JUGA :  Bukan Sekadar Oknum: Membaca Kekerasan Aparat sebagai Problem Struktural

 

“Jika semua program terealisasi pada 2026, Pamekasan akan memiliki unit pengelolaan garam di Kecamatan Pademawu. Ini menjadi wadah peningkatan kualitas dan nilai jual produksi garam rakyat,” kata KH. Kholilurrahman.

 

Pengasuh Ponpes Matsaratul Huda Penempan itu juga menyinggung keberhasilan Pamekasan pada masa kepemimpinannya sebelumnya yang berhasil mengembangkan produksi rumput laut. Ia berharap KKP kembali memberikan dukungan agar petani rumput laut bisa berproduksi dengan teknologi modern dan lebih efisien.

 

“Kami berkomitmen terus berinovasi membangun sektor kelautan sebagai tumpuan ekonomi masyarakat pesisir,” tegasnya.

BACA JUGA :  Wisata Pantai Jumiang Akan Bertransformasi, Pemkab Pamekasan Rancang Konsep Halal Tourism

 

Sementara itu, Stafsus Menteri KKP TB Ardi Januar mengapresiasi langkah Bupati Pamekasan yang datang langsung ke kementerian untuk memaparkan potensi daerahnya.

 

“Tidak banyak kepala daerah yang membawa langsung program konkret ke KKP. Komitmen beliau menunjukkan keseriusan dalam membangun kesejahteraan nelayan,” ujarnya.

 

Menurut Ardi, program yang diajukan Pemkab Pamekasan sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kemandirian pangan nasional.

 

“Pemerintah pusat terbuka untuk mendukung daerah yang fokus pada swadaya pangan rakyat. Garam adalah salah satu komoditas strategisnya,” tambahnya.

 

Terpisah, Kepala DKP Pamekasan Abdul Fata menjelaskan, proposal program telah diserahkan dan diunggah ke sistem resmi kementerian untuk verifikasi.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Mutasi 21 Pejabat Eselon II; Meningkatkan Efektivitas Kerja dan Memperkuat Koordinasi

 

Program utama yang diusulkan mencakup:

  1. Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Padelegan seluas 1,6 hektar di atas tanah kas desa bersertifikat.
  2. Sentra Ekonomi Garam Rakyat (SEGAR) di Desa Majungan dengan total lahan 200 hektar.

 

Kawasan SEGAR akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti jalan produksi 3,1 kilometer, saluran irigasi, gudang garam rakyat, serta teknologi geomembran untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi.

 

“Kawasan SEGAR ini dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi garam dari hulu hingga hilir. Harapannya, kesejahteraan petani garam bisa meningkat secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Znf/Aj).

 

Berita Terkait

DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau
Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan
Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar
Pesan Wan Sehan Jadi Titik Balik, Relawan Bani Insan Peduli Siap Lanjutkan Pengabdian
Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia
Polres Pamekasan Fasilitasi Rehabilitasi Pengguna Sabu Atas Permohonan Orang Tua
Nelayan Sulit Dapat Solar, Komisi II DPRD Pamekasan Sidak SPBU Asem Manis
DPRD Pamekasan Mulai Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Paparkan Kinerja Keuangan Daerah

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:07 WIB

DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:56 WIB

Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:43 WIB

Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:34 WIB

Pesan Wan Sehan Jadi Titik Balik, Relawan Bani Insan Peduli Siap Lanjutkan Pengabdian

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:05 WIB

Polres Pamekasan Fasilitasi Rehabilitasi Pengguna Sabu Atas Permohonan Orang Tua

Berita Terbaru