Relawan FRPB Pamekasan Tembus Akses Sulit Semeru, Perkuat Operasi Kemanusiaan di Zona Merah

Avatar

- Reporter

Minggu, 30 November 2025 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan FRPB Pamekasan tiba di lokasi wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru.

Relawan FRPB Pamekasan tiba di lokasi wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru.

PAMEKASAN, NOTICE – Dengan menempuh perjalanan panjang sejak dini hari, Tim Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan akhirnya tiba di wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru, Sabtu (29/11) pagi. Kedatangan mereka menjadi tambahan kekuatan baru di tengah operasi kemanusiaan yang masih berlangsung di kawasan yang diliputi abu tebal dan akses terbatas itu.

 

Begitu tiba, tim yang membawa logistik, peralatan pertolongan pertama, hingga perlengkapan evakuasi tersebut langsung bergerak cepat melakukan koordinasi di posko induk. Pemetaaan area terdampak dan pembagian sektor menjadi prioritas sebelum mereka turun ke lapangan.

BACA JUGA :  BIP Hadirkan Keceriaan untuk 500 Anak Yatim di Pasar Malam Pamekasan

 

Ketua FRPB Pamekasan, Budi Cahyono, menegaskan bahwa misi kali ini bukan sekadar kewajiban relawan, melainkan panggilan kemanusiaan.

 

“Kami datang untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak. Fokus kami adalah evakuasi, asesmen kebutuhan, hingga distribusi logistik ke titik yang sulit dijangkau,” ujarnya.

 

Usai briefing, tim FRPB langsung diterjunkan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan tenaga tambahan, termasuk pemukiman yang masih tertutup material vulkanik dan titik pengungsian yang terus bertambah. Tantangan terbesar yang mereka hadapi adalah cuaca tak menentu serta jalur yang masih tertutup sebagian.

BACA JUGA :  Polres Pamekasan Ungkap Dugaan Penipuan Travel Umrah Ilegal, Kerugian Ditaksir Capai Rp10 Miliar

 

Kehadiran relawan dari Pamekasan mendapat sambutan hangat dari petugas posko dan warga. Dukungan lintas daerah ini dinilai penting untuk mempercepat pemulihan situasi serta membantu korban yang membutuhkan penanganan segera.

 

Hingga berita ini ditayangkan, tim FRPB Pamekasan masih bersiaga penuh dan terus melakukan pemantauan di lapangan. Mereka akan menjalankan misi selama beberapa hari ke depan, dengan kemungkinan perpanjangan sesuai kebutuhan kondisi darurat di Semeru. (znf/Aj).

Berita Terkait

Malam Kemilau Madura Meriahkan Harjad ke-496 Pamekasan, Menteri hingga Bupati se-Madura Hadir
UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan
Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab
Bukan Sekadar Relawan, 12 Tahun FRPB Pamekasan Jadi Sahabat Masyarakat di Saat Paling Sulit
Menu MBG Yayasan Bintang Cahaya Majungan Pamekasan Diprotes Warga
Bupati Pamekasan Dicatut dalam Dugaan Jual Beli Jabatan, BMM Tuntut Pengusutan
Momentum Hari Sumpah Pemuda, PUSKAT Nusantara Beri Penghargaan kepada Founder BIP
Kuota Solar Pamekasan Dipangkas 1.371 KL, Distribusi dan Surat Rekomendasi Disorot

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 23:15 WIB

Malam Kemilau Madura Meriahkan Harjad ke-496 Pamekasan, Menteri hingga Bupati se-Madura Hadir

Senin, 2 November 2026 - 19:31 WIB

UHC Prioritas Kembali Aktif, Sekda Pamekasan: Berlaku untuk Semua Layanan Kesehatan

Senin, 2 November 2026 - 12:17 WIB

Lantik 9 Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab

Minggu, 1 November 2026 - 14:54 WIB

Bukan Sekadar Relawan, 12 Tahun FRPB Pamekasan Jadi Sahabat Masyarakat di Saat Paling Sulit

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Bupati Pamekasan Dicatut dalam Dugaan Jual Beli Jabatan, BMM Tuntut Pengusutan

Berita Terbaru

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto, saat menggelar konferensi pers ungkap kasus dugaan penistaan agama.

Hukum & Kriminal

Nenek 62 Tahun di Pamekasan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama 

Sabtu, 31 Okt 2026 - 14:42 WIB