PMII Mojokerto Desak Bappeda Libatkan Mahasiswa dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Avatar

- Reporter

Selasa, 10 Juni 2025 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Suasana audiensi massa PC PMII Mojokerto di kantor Bappeda setempat.

Keterangan foto: Suasana audiensi massa PC PMII Mojokerto di kantor Bappeda setempat.

Mojokerto, notice – Peran strategis organisasi kemahasiswaan kembali disuarakan. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mojokerto menuntut Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mojokerto untuk tidak mengabaikan kontribusi kaum muda dalam proses pembangunan daerah.

Dalam audiensi yang digelar Selasa (10/6/2025), PMII menekankan pentingnya keterlibatan aktif organisasi kemahasiswaan dalam merumuskan kebijakan daerah, khususnya menyangkut isu sosial dan lingkungan hidup.

“Kami melihat selama lebih dari satu dekade, organisasi kemahasiswaan nyaris tidak pernah dilibatkan dalam perencanaan pembangunan. Ini mencederai semangat partisipasi publik sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017,” tegas Bernando Akbar, Ketua PC PMII Mojokerto.

BACA JUGA :  Wabup Pamekasan Tekankan Peran Penghafal Al-Qur’an sebagai Pilar Moral dan Sosial Masyarakat

Bernando juga menyoroti stagnasi penurunan angka kemiskinan di Mojokerto, yang dalam lima tahun terakhir hanya menurun 1,2 persen. Menurutnya, hal ini menunjukkan perlunya pendekatan baru dan lebih inklusif dalam pembangunan.

“Mahasiswa, terutama dari organisasi seperti kami, punya basis kajian yang kuat dan kepedulian tinggi pada persoalan rakyat kecil. Sudah seharusnya dilibatkan sebagai mitra kritis dan konstruktif,” ujarnya.

BACA JUGA :  Gelar Rapat Paripurna Bersama Pemkab, DPRD Pamekasan Bahas Dana Cadangan Pilkada 2029

PMII juga meminta Bappeda membuka ruang komunikasi yang lebih konkret dan berkelanjutan, serta memberi akses terhadap data pembangunan yang relevan.

Menanggapi hal tersebut, Nur Wahid, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda Mojokerto menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap kolaborasi.

“Apa yang disampaikan teman-teman PMII sudah kami tampung. Selama ini kami memang melibatkan mahasiswa, tapi skalanya masih sebatas institusi kampus, belum ke level organisasi,” jelas Wahid.

BACA JUGA :  Pemkab Pamekasan Gandeng PLN & BPN, Layanan Pajak Dipangkas Lebih Cepat – PAD Ditarget Naik

Ia juga mempersilakan jika ke depan PMII ingin terlibat lebih aktif. “Silakan ajukan secara resmi, kami terbuka. Karena semangat kita sama: membangun Mojokerto lebih baik,” tambahnya.

Sementara terkait isu pertambangan yang turut disinggung PMII, Wahid menegaskan bahwa kewenangan sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Provinsi, bukan Pemkab.

Berita Terkait

Ribuan Jamaah Hadiri Haul RKH Hasan Bakir, Pesan Persatuan Menggema dari Palpetto Pamekasan
BRI Pamekasan Santuni Ahli Waris Nasabah dengan Santunan Rp 75 Juta
Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Wabup Sukriyanto: Baru Kali Ini
Tak Kuorum Paripurna Penetapan LKPJ APBD 2025, Ketua DPRD Pamekasan Sebut Opsi Perkada Bisa Ditempuh
Tak Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Ali Masykur Soroti Anggota yang Mangkir
Di Penghujung HUT ke-81 RI, SeRaP Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa
JJS Central 88 Diserbu 36 Ribu Peserta, Ali Zainal Abidin Resmi Gerakkan Membeli Berarti Berbagi
DPRD Pamekasan Finalkan KUA-PPAS 2027, Anggaran Diarahkan Perkuat Ekonomi dan Program Prioritas

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 06:28 WIB

Ribuan Jamaah Hadiri Haul RKH Hasan Bakir, Pesan Persatuan Menggema dari Palpetto Pamekasan

Jumat, 4 September 2026 - 19:38 WIB

BRI Pamekasan Santuni Ahli Waris Nasabah dengan Santunan Rp 75 Juta

Rabu, 2 September 2026 - 17:24 WIB

Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Wabup Sukriyanto: Baru Kali Ini

Rabu, 2 September 2026 - 16:39 WIB

Tak Kuorum Paripurna Penetapan LKPJ APBD 2025, Ketua DPRD Pamekasan Sebut Opsi Perkada Bisa Ditempuh

Rabu, 2 September 2026 - 16:27 WIB

Tak Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Ali Masykur Soroti Anggota yang Mangkir

Berita Terbaru