PAMEKASAN, NOTICE – Masih dalam nuansa rangkaian peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-495, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar acara Haul Ronggosukowati bertempat di Masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan, Senin (3/11/2025) malam.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman bersama Wakil Bupati Sukriyanto, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ali Masykur dan seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pamekasan
Selain itu, ikut serta rawuh salah satu kiyai karismatik KH. Musleh Adnan yang merupakan tamu spesial sebagai penceramah pada gelaran Haul Ronggosukowati Pamekasan.
Dalam sambutannya, KH. Kholilurrahman menegaskan bahwa Haul Ronggosukowati ini tidak hanya sekedar rutinitas tahunan Hari Jadi Pamekasan, lebih dari itu, bahwa Haul Ronggosukowati menjadi momentum penting dengan makna hikmah membudayakan dan keagamaan bagi seluruh masyarakat Pamekasan.
“Tidak hanya sekedar rutinitas tahunan, haul ini menjadi nikmat kebudayaan dan keagamaan sebagai tanda bahwa kita semua jangan pernah melupakan akar sejarah dan jasa besar para pendahulu kita, terutama Pangeran Ronggosukowati,” tegasnya.
“Panembahan Ronggosukowati adalah sosok sentral yang meletakkan fondasi peradaban. Beliau adalah Raja Islam pertama yang secara terang terangan menyebarkan Islam di Kraton Mandhilaras kepada seluruh masyarakat Pamekasan,” tambahnya.
Sementara itu, KH. Musleh Adnan menegaskan bahwa kepemerintahan di Indonesia itu tidak pernah bisa lepas dari Nilai-nilai spiritual
“Setiap pemerintahan di Indonesia itu tidak bisa lepas dari Nilai-nilai spiritual, contohnya adalah di setiap daerah tempat ibadah itu pasti terpusatnya di kawasan Alun-alun nya masing-masing,” terangnya.
“Alun-alun itu adalah simbol pemerintah, sedangkan tempat ibadah itu simbol agama dan ulama,” pungkasnya. (Znf/Aj).





