Peringati Harjad ke-495, Pemkab Pamekasan Gelar Haul Ronggosukowati: Hikmah Kebudayaan dan Keagamaan

Avatar

- Reporter

Selasa, 4 November 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman saat memberikan sambutan.

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman saat memberikan sambutan.

PAMEKASAN, NOTICE – Masih dalam nuansa rangkaian peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-495, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar acara Haul Ronggosukowati bertempat di Masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan, Senin (3/11/2025) malam.

 

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman bersama Wakil Bupati Sukriyanto, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ali Masykur dan seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pamekasan

BACA JUGA :  Gelar Sholawat dan Doa Bersama, Kapolres Pamekasan Berharap Pilkada 2024 Kondusif

 

Selain itu, ikut serta rawuh salah satu kiyai karismatik KH. Musleh Adnan yang merupakan tamu spesial sebagai penceramah pada gelaran Haul Ronggosukowati Pamekasan.

 

Dalam sambutannya, KH. Kholilurrahman menegaskan bahwa Haul Ronggosukowati ini tidak hanya sekedar rutinitas tahunan Hari Jadi Pamekasan, lebih dari itu, bahwa Haul Ronggosukowati menjadi momentum penting dengan makna hikmah membudayakan dan keagamaan bagi seluruh masyarakat Pamekasan.

BACA JUGA :  Yayasan Bani Insan Peduli Ali Zainal Abidin Ngabuburit Sambil Berbagi Ribuan Amplop

 

“Tidak hanya sekedar rutinitas tahunan, haul ini menjadi nikmat kebudayaan dan keagamaan sebagai tanda bahwa kita semua jangan pernah melupakan akar sejarah dan jasa besar para pendahulu kita, terutama Pangeran Ronggosukowati,” tegasnya.

 

“Panembahan Ronggosukowati adalah sosok sentral yang meletakkan fondasi peradaban. Beliau adalah Raja Islam pertama yang secara terang terangan menyebarkan Islam di Kraton Mandhilaras kepada seluruh masyarakat Pamekasan,” tambahnya.

BACA JUGA :  Tak Penuhi Syarat, Lima Partai Harus Bangun Fraksi Koalisi di DPRD Pamekasan

 

Sementara itu, KH. Musleh Adnan menegaskan bahwa kepemerintahan di Indonesia itu tidak pernah bisa lepas dari Nilai-nilai spiritual

 

“Setiap pemerintahan di Indonesia itu tidak bisa lepas dari Nilai-nilai spiritual, contohnya adalah di setiap daerah tempat ibadah itu pasti terpusatnya di kawasan Alun-alun nya masing-masing,” terangnya.

 

“Alun-alun itu adalah simbol pemerintah, sedangkan tempat ibadah itu simbol agama dan ulama,” pungkasnya. (Znf/Aj).

Berita Terkait

Ribuan Jamaah Hadiri Haul RKH Hasan Bakir, Pesan Persatuan Menggema dari Palpetto Pamekasan
BRI Pamekasan Santuni Ahli Waris Nasabah dengan Santunan Rp 75 Juta
Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Wabup Sukriyanto: Baru Kali Ini
Tak Kuorum Paripurna Penetapan LKPJ APBD 2025, Ketua DPRD Pamekasan Sebut Opsi Perkada Bisa Ditempuh
Tak Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Ali Masykur Soroti Anggota yang Mangkir
Di Penghujung HUT ke-81 RI, SeRaP Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa
JJS Central 88 Diserbu 36 Ribu Peserta, Ali Zainal Abidin Resmi Gerakkan Membeli Berarti Berbagi
DPRD Pamekasan Finalkan KUA-PPAS 2027, Anggaran Diarahkan Perkuat Ekonomi dan Program Prioritas

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 06:28 WIB

Ribuan Jamaah Hadiri Haul RKH Hasan Bakir, Pesan Persatuan Menggema dari Palpetto Pamekasan

Jumat, 4 September 2026 - 19:38 WIB

BRI Pamekasan Santuni Ahli Waris Nasabah dengan Santunan Rp 75 Juta

Rabu, 2 September 2026 - 17:24 WIB

Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Wabup Sukriyanto: Baru Kali Ini

Rabu, 2 September 2026 - 16:39 WIB

Tak Kuorum Paripurna Penetapan LKPJ APBD 2025, Ketua DPRD Pamekasan Sebut Opsi Perkada Bisa Ditempuh

Rabu, 2 September 2026 - 16:27 WIB

Tak Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Pamekasan Batal, Ali Masykur Soroti Anggota yang Mangkir

Berita Terbaru