PC GP Ansor Pamekasan Kecam Keras Trans7: Jangan Lecehkan Marwah Pesantren

Avatar

- Reporter

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pamekasan, Lora Maltuful Anam.

Sosok Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pamekasan, Lora Maltuful Anam.

PAMEKASAN, NOTICE – Gelombang kekecewaan muncul dari kalangan santri dan Nahdliyyin setelah sebuah tayangan program televisi Trans7 dinilai melecehkan pondok pesantren dan ulama Lirboyo.

Video potongan tayangan tersebut viral di media sosial pada Senin (13/10/2025), dan langsung menuai reaksi keras dari berbagai pihak.

 

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Pamekasan, Ra Maltuful Anam, yang menilai tayangan tersebut mencerminkan ketidakpahaman terhadap kultur dan nilai luhur dunia pesantren.

BACA JUGA :  Sambut Bulan Suci Ramadan 1446 H, CEO PT Oil Erdindo Contraction Berbagi Berkah kepada Ribuan Kaum Dhuafa

 

“Pesantren itu tempat mendidik karakter, moral, dan jiwa kebangsaan para santri. Saya lihat Trans7 mencoba menyoroti sisi pesantren, tapi jelas tidak cukup memahami budaya dan lingkungannya,” ujarnya kepada Notice melalui pesan WhatsApp, Selasa (14/10/2025).

 

Menurut pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Pamekasan, kelalaian tim redaksi Trans7 menjadi penyebab utama munculnya konten yang dinilai merendahkan marwah pesantren. Ansor Pamekasan pun memberikan peringatan keras (warning) kepada pihak stasiun televisi tersebut agar segera melakukan klarifikasi dan memastikan hal serupa tidak terulang.

BACA JUGA :  Pemuda Tewas Bersimbah Darah di Depan Masjid Asy-Syuhada Pamekasan, Dua Dirawat

 

“Kami menuntut Trans7 untuk lebih berhati-hati dan menghormati lembaga pendidikan keagamaan. Jangan sampai mendegradasi pesantren yang selama ini menjadi benteng moral bangsa,” tegas Ra Maltuf.

 

Ia menegaskan, pesantren dan para ulama telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa Indonesia baik dalam perjuangan kemerdekaan maupun dalam pembinaan moral generasi muda.

BACA JUGA :  BIP Berbagi Berkah, Senyum 300 Anak Yatim Warnai Yatim Fun Pasar Rakyat 2025 di Pamekasan

 

“Pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan. Ia adalah fondasi bangsa ini. Maka jangan sampai ada pihak yang merusak citra pesantren demi kepentingan tayangan hiburan,” pungkasnya. (nal/Mad).

 

Berita Terkait

DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau
Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan
Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar
Pesan Wan Sehan Jadi Titik Balik, Relawan Bani Insan Peduli Siap Lanjutkan Pengabdian
Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia
PC PMII Pamekasan Dukung Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi Proses Hukum
Polres Pamekasan Fasilitasi Rehabilitasi Pengguna Sabu Atas Permohonan Orang Tua
Ribuan Relawan SPPG Bela Program MBG, Pemkab dan DPRD Pamekasan Kompak Beri Dukungan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:07 WIB

DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:56 WIB

Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:43 WIB

Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:34 WIB

Pesan Wan Sehan Jadi Titik Balik, Relawan Bani Insan Peduli Siap Lanjutkan Pengabdian

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:13 WIB

PC PMII Pamekasan Dukung Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi Proses Hukum

Berita Terbaru