Pamekasan, Noticenews, Ketua Jurnalis Center Pamekasan Achmad Jadid, mengajak ratusan santri Ma’had Al Ittihad Al-Islami Camplong, Sampang kritis dalam menilai informasi agar terhindar dari informasi hoaks.
Ajakan itu disampaikan Jadid sapaan akrabnya, pada saat menjadi pemateri di acara Seminar Jurnalistik yang berlangsung di Aula Ma’had Al Ittihad Al-Islami Camplong, Sampang, Selasa (3/8).
Ketua Jurnalis Center Pamekasan Achmad Jadid, mengatakan bahwa acara tersebut selaras dengan program yang saat ini tengah digaungkan oleh JCP yaitu Goes to School and Pesantren.
“Kami secara masif menggaungkan literasi jurnalistik dan media digital ke lembaga-lembaga pendidikan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan tentang jurnalistik,” ucap Jadid sapaan akrabnya.
Dikatakannya, belajar literasi jurnalistik dan media digital merupakan hal yang sangat penting untuk menghadapi gelombang informasi.
Dengan memahami cara kerja media dan teknik jurnalistik, seseorang dapat lebih kritis dalam menilai informasi yang diterima. Ini akan membantu menghindari penyebaran berita palsu dan hoaks yang sering meresahkan publik.
“Literasi jurnalistik memungkinkan seseorang untuk menilai keakuratan dan kredibilitas sumber berita. Kemampuan ini menjadi sangat berharga untuk memastikan bahwa berita yang diterima adalah benar dan terpercaya,” pungkasnya.
Untuk diketahui, setelah penyampaian materi jurnalistik, para santri langsung diajak praktik untuk menganalisa suatu berita tentang struktur berita, dan jenis berita.






