Ikon Baru, Pasar Kolpajung Pamekasan Maju ke Pentas Nasional

Avatar

- Reporter

Rabu, 25 Juni 2025 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto; Kepala Disperindag Kabupaten Pamekasan, Basri Yulianto, saat diwawancarai.

Keterangan foto; Kepala Disperindag Kabupaten Pamekasan, Basri Yulianto, saat diwawancarai.

Pamekasan, notice – Siapa bilang pasar tradisional tidak bisa modern dan higienis? Pasar Kolpajung di Kabupaten Pamekasan justru membuktikan sebaliknya. Pasar ini resmi mewakili Jawa Timur dalam ajang Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas 2025 tingkat nasional, sebagai salah satu yang terbaik dari wilayah regional barat Indonesia.

Setelah dinobatkan sebagai Peringkat 1 Terbaik di tingkat provinsi, Pasar Kolpajung melaju ke tahap nasional bersaing dengan pasar-pasar unggulan lainnya seperti Pasar Kramat Jati (DKI Jakarta), Pasar Kota Medan (Bengkulu), Pasar Sentul (Yogyakarta), dan Pasar Cipanas (Bandung).

BACA JUGA :  DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Basri Yulianto, menyatakan bahwa Pasar Kolpajung dinilai layak maju ke level nasional setelah melalui serangkaian proses ketat, mulai dari pemeriksaan dokumen, penilaian lapangan, hingga evaluasi atas kemandirian dan inovasi pengelolaan pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasar Kolpajung telah memenuhi berbagai aspek penilaian, mulai dari bangunan dan zonasi, sarana pengujian pangan, pengelolaan air bersih, hingga sistem drainase dan manajemen sampah yang berbasis lingkungan,” ungkap Basri, Senin (23/06/25).

Salah satu nilai plus dari pasar ini adalah keberadaan TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle), serta penggunaan drone water tank berkapasitas 120 ribu liter per hari untuk menjamin ketersediaan air bersih di blok pasar dan toilet umum.

BACA JUGA :  Anggaran Rp770 Juta DBHCHT Disperindag Pamekasan Belum Terealisasi

Basri menambahkan bahwa sistem pengelolaan limbah di pasar ini pun sudah terintegrasi dengan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), yang memastikan air limbah dari pasar kembali bersih sebelum dilepas ke lingkungan.

“Penilaian lomba ini bukan hanya soal fisik pasar, tapi juga bagaimana menjamin bahwa produk pangan yang dijual bebas dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, atau pewarna tekstil. Semua harus didukung hasil uji laboratorium dari BPOM Surabaya,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pamekasan Perkuat Komitmen Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Modern Berbasis Ekonomi Sirkuler

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan berharap Pasar Kolpajung tidak hanya berhenti sebagai peserta lomba, tetapi bisa naik level menjadi pasar dengan standar nasional Indonesia (SNI) dan sertifikasi halal.

“Bayangkan, sebuah pasar tradisional yang mampu memberikan jaminan keamanan, kebersihan, dan kehalalan bagi semua produk yang dijual. Ini bukan hanya tentang perlombaan, ini tentang masa depan pasar rakyat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Serapan APBD Diskop, UKM dan Naker Pamekasan Baru 42,77 Persen, Empat Proyek Fisik tak Terealisasi
BRI Peduli Bantu Pembangunan Pagar Masjid Darus Salam di Pamekasan
Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan
Sempat Tertinggal, PAD Dishub Pamekasan Meroket 21 Persen dalam Dua Bulan
Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar
Diluar Prediksi, Serapan Tembakau di Pamekasan Tembus 42 Ribu Ton
Anggaran Rp770 Juta DBHCHT Disperindag Pamekasan Belum Terealisasi
Serapan DBHCHT 2026 Baru 53 Persen, Program Fisik Terkendala

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 18:57 WIB

Serapan APBD Diskop, UKM dan Naker Pamekasan Baru 42,77 Persen, Empat Proyek Fisik tak Terealisasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:18 WIB

BRI Peduli Bantu Pembangunan Pagar Masjid Darus Salam di Pamekasan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sempat Ditolak, Wacana Revitalisasi Terminal Kargo Jadi Pusat UMKM Baru Kembali Diajukan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Sempat Tertinggal, PAD Dishub Pamekasan Meroket 21 Persen dalam Dua Bulan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Hari Batik Nasional, Pengrajin Pamekasan Dorong Penguatan Budaya dan Pasar

Berita Terbaru