Boss HR Motivasi Santri dan Serahkan 1.000 Sak Semen untuk Pembangunan Ponpes Syekh Abdurrahman Rabah

Avatar

- Reporter

Senin, 15 September 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boss HR memberikan bantuan 1000 sak semen untuk pembangunan Ponpes Syekh Abdurrahman Rabah.

Boss HR memberikan bantuan 1000 sak semen untuk pembangunan Ponpes Syekh Abdurrahman Rabah.

PAMEKASAN//NOTICE – CEO PT Oil Erdindo Contraction dan PT ISG-T, H. Rudianto, M.Pd TESOL, atau yang akrab disapa Boss HR, hadir di Pondok Pesantren Syekh Abdurrahman Rabah, Desa Sumendangan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Senin (15/9/2025).

Kedatangannya bukan hanya untuk memotivasi santri, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pembangunan pesantren.

Dalam acara bertajuk Motivasi and Inspiring dengan tema “Bangkit dari Keterpurukan Menuju Kesuksesan”, Boss HR membakar semangat ratusan santri. Ia menekankan bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan.

BACA JUGA :  Buron Pembunuhan Sadis di Batumarmar Berhasil Ditangkap, Satu DPO Masih Diburu

“Jangan pernah takut jatuh. Yang penting, bagaimana kita bisa bangkit lagi, itulah kunci menuju kesuksesan,” ujarnya penuh semangat.

Menurutnya, perjalanan hidupnya di dunia bisnis tidak selalu mulus. Ia juga mengalami banyak rintangan dan keterpurukan sebelum bisa meraih posisi seperti sekarang.

“Kesuksesan itu bukan hanya milik orang kaya atau orang beruntung, tapi milik siapa saja yang mau berusaha keras dan pantang menyerah,” tegas pengusaha migas yang juga dikenal dekat dengan kalangan pesantren ini.

BACA JUGA :  Nahas, Dua Bocah Kakak Beradik Terhanyut di Sungai Pamekasan, Satu Ditemukan Selamat

Tak hanya berbicara, Boss HR juga memberikan aksi nyata. Usai memberikan motivasi, ia menyerahkan bantuan 1.000 sak semen untuk mendukung pembangunan fasilitas Pondok Pesantren Syekh Abdurrahman Rabah. Bantuan tersebut diharapkan bisa mempercepat pembangunan sarana belajar dan tempat tinggal santri.

“Pesantren adalah benteng moral bangsa. Jika pesantren berkembang, maka akan lahir generasi yang berilmu, berakhlak, dan tangguh menghadapi tantangan zaman. Ini adalah bentuk ikhtiar kecil saya untuk ikut berkontribusi,” ungkapnya dengan nada rendah hati. (Mad).

Berita Terkait

Program Kampung Lele di Pamekasan Masih Tertahan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Warga Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan
Empat Sapi Jumbo dan Delapan Kambing Dikurbankan, Tangga Seribu Tebar Ribuan Paket Daging
Kuota RTLH 2026 Diprediksi Berkurang, DPRKP Pamekasan Konsisten Targetkan Penyelesaian 22 Unit Rumah Kategori Bencana
Hardiknas Jatim 2026 di Pamekasan Pecahkan Rekor MURI, 24 Ribu Siswa Ikuti Senam Kolosal
PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Menteri Pendidikan
Peringati Harkitnas 2026, Bupati Pamekasan Gaungkan PP Tunas Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Digital
Rapat Paripurna LKPJ Bersama Bupati, DPRD Pamekasan Fokus Soroti Kemiskinan dan Pengangguran

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:15 WIB

Program Kampung Lele di Pamekasan Masih Tertahan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:57 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Warga Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:32 WIB

Empat Sapi Jumbo dan Delapan Kambing Dikurbankan, Tangga Seribu Tebar Ribuan Paket Daging

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:28 WIB

Hardiknas Jatim 2026 di Pamekasan Pecahkan Rekor MURI, 24 Ribu Siswa Ikuti Senam Kolosal

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:19 WIB

PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Menteri Pendidikan

Berita Terbaru

Ilustrasi Budidaya Ikan lele.

Daerah

Program Kampung Lele di Pamekasan Masih Tertahan

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:15 WIB