Aksi Protes Supporter Persepam, Polemik Tuan Rumah Liga 4 Jatim Belum Temui Titik Temu

Avatar

- Reporter

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suporter Persepam aksi di Kantor PSSI Jatim.

Suporter Persepam aksi di Kantor PSSI Jatim.

SURABAYA, NOTICE – Polemik penetapan tuan rumah babak 16 besar Liga 4 Kapal Api Jawa Timur terus bergulir. Keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur yang menunjuk Pasuruan sebagai tuan rumah menuai penolakan keras dari supporter Persepam yang menggelar aksi demonstrasi, Selasa (14/1/2026).

 

Massa aksi menilai keputusan tersebut sarat kejanggalan dan tidak mencerminkan prinsip transparansi serta profesionalisme. Mereka mempertanyakan mekanisme penunjukan tuan rumah yang dinilai dilakukan tanpa dasar yang jelas, padahal sebelumnya Sekretaris Jenderal PSSI Jawa Timur menegaskan bahwa penetapan venue harus mempertimbangkan kesiapan teknis dan kelayakan penyelenggaraan.

BACA JUGA :  Terungkap Setelah 5 Tahun, Oknum Guru Ngaji di Pamekasan Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur

 

Koordinator aksi, Nabil Anna, menegaskan bahwa penolakan tersebut bukan tanpa alasan. Ia menyebut fasilitas stadion di Pasuruan tidak memenuhi regulasi yang telah ditetapkan untuk kompetisi Liga 4.

 

“Salah satu persoalan paling mendasar adalah stadion di Pasuruan tidak memiliki lampu penerangan. Ini jelas bertentangan dengan regulasi liga. Selain itu, fasilitas penunjang lainnya juga masih jauh dari kata layak untuk menggelar pertandingan babak 16 besar,” tegas Nabil dalam orasinya.

 

Sebaliknya, massa aksi menilai Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Madura, jauh lebih siap dan layak menjadi tuan rumah. Menurut mereka, stadion tersebut telah memiliki infrastruktur serta fasilitas pendukung yang sesuai dengan ketentuan liga.

BACA JUGA :  PC GP Ansor Pamekasan Kecam Keras Trans7: Jangan Lecehkan Marwah Pesantren

 

“SGRP sudah memenuhi standar, baik dari sisi infrastruktur maupun fasilitas pendukung. Secara regulasi, stadion ini lebih siap untuk menggelar pertandingan penting seperti babak 16 besar,” tambahnya.

 

Di tengah berlangsungnya aksi, perwakilan PSSI Jawa Timur sempat menemui massa untuk memberikan klarifikasi. Koordinator Bidang Kompetisi PSSI Jawa Timur, Arief Anton, menegaskan bahwa keputusan yang diambil pihaknya telah melalui pertimbangan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

 

“Kami menilai penetapan Pasuruan sebagai tuan rumah sudah sesuai kebijakan dan regulasi. Stadion yang digunakan juga kami anggap memadai serta memenuhi standar yang kami tetapkan,” ungkap Arief di hadapan massa.

BACA JUGA :  Libatkan Jurnalis, KPU Pamekasan Sosialisasi Tahapan Pilkada 2024

 

Namun demikian, klarifikasi tersebut belum mampu meredam tuntutan massa. Hingga aksi berakhir, belum tercapai kesepakatan antara supporter Persepam dan pihak PSSI Jawa Timur. PSSI pun belum memberikan kepastian lanjutan secara resmi dan tertulis terkait tuntutan yang disuarakan.

 

Aksi protes ini menandai masih adanya ketegangan dan perbedaan pandangan terkait tata kelola kompetisi Liga 4 Jawa Timur, khususnya dalam penentuan tuan rumah yang dinilai krusial bagi sportivitas dan kualitas pertandingan. (Znf/Aj).

Berita Terkait

Mahasiswi UIN Madura Tewas Usai Motor Ditabrak Dump Truck
Sabu Puluhan Gram dan Uang Rp10,4 Juta Disita, Tiga Tersangka Diamankan
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Motor di Larangan Pamekasan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Warga Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan
Empat Sapi Jumbo dan Delapan Kambing Dikurbankan, Tangga Seribu Tebar Ribuan Paket Daging
Hardiknas Jatim 2026 di Pamekasan Pecahkan Rekor MURI, 24 Ribu Siswa Ikuti Senam Kolosal
Pemkab Pamekasan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Kepesertaan Jaminan Sosial
Ribuan Anak Disabilitas Dipeluk dalam Satu Panggung, BIP Tebar Kepedulian Tanpa Sekat di Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:39 WIB

Mahasiswi UIN Madura Tewas Usai Motor Ditabrak Dump Truck

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:01 WIB

Sabu Puluhan Gram dan Uang Rp10,4 Juta Disita, Tiga Tersangka Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:04 WIB

Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Motor di Larangan Pamekasan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:57 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Ajak Warga Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:32 WIB

Empat Sapi Jumbo dan Delapan Kambing Dikurbankan, Tangga Seribu Tebar Ribuan Paket Daging

Berita Terbaru

PMII saat melakukan dialog dengan Bupati Pamekasan

Daerah

PMII Desak Penuntasan Tambang Galian C di Pamekasan

Rabu, 24 Jun 2026 - 23:38 WIB