Wabup Pamekasan Tinjau Dapur MBG di Pademawu Timur, Pastikan Standar Higiene Terpenuhi

Avatar

- Reporter

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pamekasan, H. Sukriyanto saat melakukaan sidak dapur MBG

Wakil Bupati Pamekasan, H. Sukriyanto saat melakukaan sidak dapur MBG

PAMEKASAN, NOTICE – Wakil Bupati Pamekasan, H. Sukriyanto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Yayasan Abdul Mu’thi di Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kamis (26/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi pelaksanaan program MBG agar tetap berjalan sesuai standar kesehatan, kebersihan, dan keamanan pangan.

Dalam peninjauan tersebut, Sukriyanto memeriksa secara langsung kondisi dapur, mulai dari kelayakan fasilitas, ketersediaan peralatan, hingga sistem sanitasi dan pengelolaan air yang digunakan dalam proses produksi makanan.

BACA JUGA :  Pantura Pamekasan Masih Minim Layanan Damkar, Ketua DPRD Dorong Pos Baru Segera Dibangun

Ia menegaskan bahwa dapur MBG harus memenuhi standar yang ketat, mengingat perannya yang sangat penting dalam menyediakan asupan gizi bagi masyarakat.

“Program ini bukan hanya soal distribusi makanan, tetapi juga menyangkut kualitas dan keamanan konsumsi. Karena itu, seluruh aspek harus diperhatikan secara serius,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan setiap dapur penyedia layanan MBG bekerja secara profesional dan sesuai prosedur.

BACA JUGA :  GMNI Pamekasan Siap Kawal Penyidikan Dugaan Korupsi, Desak Kejari Usut Tuntas Tanpa Tebang Pilih

Dapur MBG Yayasan Abdul Mu’thi diketahui memproduksi sekitar 3.600 porsi makanan setiap hari yang didistribusikan ke Desa Pademawu Timur dan Desa Tanjung. Dalam operasionalnya, dapur tersebut didukung oleh puluhan tenaga kerja, termasuk karyawan dan staf pendukung.

Untuk menjamin mutu layanan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan mendorong seluruh dapur SPPG agar mengantongi sertifikasi penting, yakni Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) serta Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP).

BACA JUGA :  Serapan DBHCHT Semester I di Pamekasan Masih Seret, Sejumlah Dinas Nyaris Nol Realisasi

Sertifikasi SLHS menjadi tahapan awal yang harus dipenuhi sebelum dapur melanjutkan ke HACCP, yang berfokus pada pengendalian risiko dalam setiap proses pengolahan makanan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan bahwa program MBG tidak hanya berjalan dalam skala besar, tetapi juga memenuhi standar kualitas dan keamanan yang tinggi. (Mad/Aj)

Berita Terkait

Aktivis Desak UHC Segera Diterapkan, Pemkab Pamekasan Terbitkan SE Layanan Gratis
Diluar Prediksi, Serapan Tembakau di Pamekasan Tembus 42 Ribu Ton
Bupati Pamekasan Targetkan Program UHC Prioritas Tuntas November 2026
P-APBD Pamekasan 2026 Disetujui, DPRD Bakal Kirim Besok ke Gubernur Jatim
Anggaran Rp770 Juta DBHCHT Disperindag Pamekasan Belum Terealisasi
Serapan DBHCHT 2026 Baru 53 Persen, Program Fisik Terkendala
DBHCHT Rp6 Miliar untuk Perbaikan Jalan Pamekasan Belum Terealisasi, PUPR Kejar Target Desember
Harlah ke-27 PMII Mojokerto, Bupati Al-Barra Dorong Kader Tetap Kritis dan Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Aktivis Desak UHC Segera Diterapkan, Pemkab Pamekasan Terbitkan SE Layanan Gratis

Rabu, 30 September 2026 - 21:53 WIB

Diluar Prediksi, Serapan Tembakau di Pamekasan Tembus 42 Ribu Ton

Rabu, 30 September 2026 - 21:29 WIB

Bupati Pamekasan Targetkan Program UHC Prioritas Tuntas November 2026

Rabu, 30 September 2026 - 21:09 WIB

P-APBD Pamekasan 2026 Disetujui, DPRD Bakal Kirim Besok ke Gubernur Jatim

Rabu, 30 September 2026 - 20:45 WIB

Anggaran Rp770 Juta DBHCHT Disperindag Pamekasan Belum Terealisasi

Berita Terbaru