Bupati Kholilurrahman Siapkan Langkah Strategis Kembalikan Pamekasan ke Status UHC Prioritas

Avatar

- Reporter

Senin, 27 Oktober 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman saat diwawancarai di Pendopo.

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman saat diwawancarai di Pendopo.

PAMEKASAN, NOTICE — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tengah berjuang untuk bisa kembali meraih status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Langkah ini menjadi komitmen Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, untuk memastikan seluruh warga mendapat pelayanan kesehatan gratis secara menyeluruh.

 

Harapan itu disampaikan Bupati Kholilurrahman menanggapi aspirasi Persatuan Kepala Desa (Perkasa) yang disampaikan melalui Komisi IV DPRD Pamekasan terkait jasa pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

 

“Kami akan berjuang untuk kembali ke status UHC Prioritas. Namun, tentu ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, seperti capaian kepesertaan minimal 98 persen dan termasuk harus melunasi utang sebesar 41 miliar ke BPJS,” tutur KH. Kholilurrahman, Senin (27/10/2025).

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Cari Solusi Lintas Daerah untuk 27 Pasien Cuci Darah

 

Menurutnya, persentase kepesertaan BPJS menjadi indikator utama untuk mendapatkan kembali status tersebut. Karena itu, Pemkab Pamekasan mendorong warga yang tidak tergolong miskin untuk ikut menjadi peserta BPJS Kesehatan Mandiri.

 

“Untuk bisa memenuhi angka 98 persen, kami mengajak masyarakat yang mampu untuk tetap ikut dalam kepesertaan mandiri,” imbuhnya.

 

Selain itu, Pemkab juga menargetkan tingkat keaktifan peserta mencapai 97 persen dari total kepesertaan BPJS. Upaya ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

 

“Jika semua target itu terpenuhi, insyaallah kita semua akan kembali merasakan status UHC Prioritas di Kabupaten Pamekasan,” tegas Bupati.

BACA JUGA :  Semalam di Madura: Harmoni Budaya, Musik, dan Kuliner Satukan Ribuan Warga di Hari Jadi Pamekasan ke-495

 

Namun, tantangan yang dihadapi tidak kecil. Salah satunya adalah tunggakan iuran pemerintah daerah kepada BPJS Kesehatan yang mencapai sekitar Rp41 miliar.

 

“Pemerintah berkomitmen mencari solusi untuk menyelesaikan kewajiban tersebut agar tidak menghambat pencapaian UHC. Langkah strategis ini sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab Pemkab Pamekasan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya

 

Terpisah, Sekretaris Perkasa Pamekasan, Moh. Tamyis, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan audiensi dengan Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman di Peringgitan Dalam.

BACA JUGA :  Dialog Terbuka Warnai Aksi Petani Tembakau di Pamekasan, Bupati Kholil Janji Kawal Aspirasi hingga Pusat

 

Dalam audiensi tersebut, pihaknya menekankan agar dilakukan evaluasi dan verifikasi ulang data BPJS, terutama untuk memastikan siapa saja yang masuk BPJS Mandiri dan BPJS Ketenagakerjaan.

 

“Ini penting agar pembayaran untuk UHC Prioritas tidak bocor dan tepat sasaran,” tegas Tamyis.

 

Selain itu, Perkasa juga menyoroti persoalan data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang menjadi acuan bagi warga miskin penerima bantuan.

 

“Kami berharap pemerintah memperhatikan validasi data DTKS agar warga yang tidak mampu bisa masuk dalam kategori Desil 1 sampai Desil 5, sehingga mereka benar-benar mendapat jaminan kesehatan dari program UHC,” pungkasnya. (Znf/aj).

 

Berita Terkait

Alumni Bahrul Ulum All Out Sukseskan Muktamar ke-35 NU, Siapkan 50 Transportasi hingga Ribuan Relawan
DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau
Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan
Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar
Pesan Wan Sehan Jadi Titik Balik, Relawan Bani Insan Peduli Siap Lanjutkan Pengabdian
Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia
Polres Pamekasan Fasilitasi Rehabilitasi Pengguna Sabu Atas Permohonan Orang Tua
Nelayan Sulit Dapat Solar, Komisi II DPRD Pamekasan Sidak SPBU Asem Manis

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:44 WIB

Alumni Bahrul Ulum All Out Sukseskan Muktamar ke-35 NU, Siapkan 50 Transportasi hingga Ribuan Relawan

Senin, 20 Juli 2026 - 18:07 WIB

DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:56 WIB

Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:43 WIB

Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 00:22 WIB

Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia

Berita Terbaru