Viral di Media Sosial, Siswa SMAN 3 Pamekasan Laporkan Menu MBG Berbelatung ke Presiden 

Avatar

- Reporter

Jumat, 19 September 2025 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu menu MBG yang dilaporkan berbelatung oleh Siswa SMAN 3 Pamekasan.

Salah satu menu MBG yang dilaporkan berbelatung oleh Siswa SMAN 3 Pamekasan.

PAMEKASAN//NOTICE – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi sorotan. Seorang siswa SMAN 3 Pamekasan mengeluhkan lauk yang tak layak konsumsi karena ditemukan belatung di dalamnya.

Kejadian itu terekam dalam sebuah video singkat, ketika siswa tersebut mengadu langsung ke Presiden Prabowo Subianto sambil berkata, “Gimana ini Pak Prabowo?”. Video itu pun viral di media sosial.

Kepala SMAN 3 Pamekasan, Wardi, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, kasus itu terjadi pada Kamis (18/9/2025) dan dikeluhkan oleh salah seorang siswa kelas XII. “Iya benar, ada satu porsi MBG yang bermasalah, sisanya tidak ada keluhan,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).

BACA JUGA :  Modus Minta Diantar, Pelajar SMP di Pamekasan Jadi Korban Penipuan Motor: Pelaku Dibekuk Polisi

Wardi menjelaskan, menu MBG disalurkan oleh SPPG Almuna. Dari 1.066 porsi yang dikirim, hanya satu yang ditemukan tidak layak makan. Ia menduga belatung berasal dari buah jeruk yang mulai membusuk. “Biasanya kalau buah sudah rusak, akan muncul ulat seperti itu,” jelasnya.

Meski dianggap insiden kecil, pihak sekolah mengimbau siswa lebih berhati-hati. “Kami sarankan siswa membawa air minum dan alat makan sendiri, serta segera mengonsumsi makanan yang baru dikirim dari penyedia agar lebih aman,” tambah Wardi.

BACA JUGA :  TMMD ke-125 di Pamekasan Resmi Ditutup, TNI dan Masyarakat Sukses Wujudkan Pembangunan Desa

Sementara itu, koordinator SPPG Almuna Pamekasan, Adli Cory Nouval Safari, mengaku sudah mendatangi sekolah untuk melakukan pengecekan. Namun, pihaknya tidak berhasil mendapatkan sampel makanan yang dipersoalkan. “Kata siswa, makanannya sudah disatukan dengan ompreng lain, jadi kami tidak bisa memastikan ulat itu berasal dari telur, buah, atau ompreng nya,” jelas Adli.

BACA JUGA :  2 Desa di Pamekasan Terima Program Jatim Puspa Sebesar Rp174,875 Juta

Ia tidak menampik adanya kemungkinan kelalaian. “Kalau belajar dari kasus di daerah lain, masalah seperti ini biasanya muncul dari buah-buahan, entah jeruk atau salak. Jadi memang bisa saja dari situ,” pungkasnya.(Mad).

Berita Terkait

Diterpa Isu Rangkap Jabatan, Korwil BGN Pamekasan Hariyanto Tegas Membantah
Bupati Pamekasan: PMII Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Pelantikan PC PMII Pamekasan 2026-2027, Fahril Anwar Usung Semangat “PMII Pamekasan Era Baru”
Pemkab Pamekasan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Kepesertaan Jaminan Sosial
30 Tahun Otonomi Daerah, Bupati Pamekasan Tekankan Sinergi dan Pelayanan Nyata untuk Rakyat
Ribuan Anak Disabilitas Dipeluk dalam Satu Panggung, BIP Tebar Kepedulian Tanpa Sekat di Pamekasan
Terungkap Setelah 5 Tahun, Oknum Guru Ngaji di Pamekasan Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur
BIP Siapkan Lautan Senyum: 2.000 Anak Disabilitas Akan Dirangkul dalam Aksi Kepedulian Akbar

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:44 WIB

Diterpa Isu Rangkap Jabatan, Korwil BGN Pamekasan Hariyanto Tegas Membantah

Senin, 4 Mei 2026 - 19:06 WIB

Bupati Pamekasan: PMII Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Senin, 4 Mei 2026 - 18:37 WIB

Pelantikan PC PMII Pamekasan 2026-2027, Fahril Anwar Usung Semangat “PMII Pamekasan Era Baru”

Senin, 27 April 2026 - 23:50 WIB

Pemkab Pamekasan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Kepesertaan Jaminan Sosial

Senin, 27 April 2026 - 15:59 WIB

30 Tahun Otonomi Daerah, Bupati Pamekasan Tekankan Sinergi dan Pelayanan Nyata untuk Rakyat

Berita Terbaru