Pasca Pelantikan PPPK Paruh Waktu, Disdikbud Pamekasan Akui Distribusi Guru Belum Merata

Avatar

- Reporter

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Tenaga Kependidikan (Tendik) Disdikbud Pamekasan, Fadlillah, saat ditemui di ruang kerjanya.

Kepala Bidang Tenaga Kependidikan (Tendik) Disdikbud Pamekasan, Fadlillah, saat ditemui di ruang kerjanya.

PAMEKASAN, NOTICE – Pasca pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, persoalan ketimpangan distribusi tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan. Hingga kini, sebagian PPPK yang baru dilantik bahkan belum mendapatkan kelas maupun mata pelajaran.

 

Kepala Bidang Tenaga Kependidikan (Tendik) Disdikbud Pamekasan, Fadlillah, mengungkapkan bahwa jumlah PPPK Paruh Waktu yang dilantik beberapa waktu lalu mencapai sekitar 1.388 orang, terdiri dari tenaga kependidikan dan guru mata pelajaran. Namun, tidak semua dari mereka langsung bisa menjalankan tugas mengajar.

BACA JUGA :  Wabup Sukriyanto Dorong Layanan Cathlab RSUD Pamekasan Tercover BPJS Kesehatan

 

“Sebagian memang masih belum kebagian kelas atau mata pelajaran. Ini karena distribusi dan pemerataannya masih kami data dan petakan,” jelas Fadlillah, Selasa (13/1/2026).

 

Ia mengakui, hingga saat ini Disdikbud masih melakukan pendataan menyeluruh untuk mengetahui sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan maupun kelebihan tenaga pendidik. Hasil sementara menunjukkan adanya penumpukan guru dan Tendik di wilayah perkotaan Pamekasan.

BACA JUGA :  Diterjang Angin Kencang, Sejumlah Rumah di Desa Murtajih Pamekasan Rusak Parah

 

“Sekolah-sekolah di daerah kota pada dasarnya sudah cukup. Justru yang terjadi sekarang ada penumpukan, sementara di wilayah utara dan daerah terpencil masih kekurangan,” ungkapnya.

 

Kondisi tersebut, lanjut Fadlillah, akan segera ditindaklanjuti dengan kebijakan redistribusi PPPK Paruh Waktu ke wilayah yang benar-benar membutuhkan, termasuk daerah Pantura Pamekasan.

 

“Paruh waktu yang menumpuk di kota akan kami distribusikan ke daerah-daerah terpencil agar pemerataan bisa tercapai,” tegasnya.

BACA JUGA :  BPJS Kesehatan Pamekasan Belum Terima Edaran Resmi Soal Pembebasan Tunggakan

 

Disdikbud Pamekasan menargetkan proses pendataan dan pemetaan ini dapat segera rampung. Harapannya, ke depan tidak ada lagi sekolah di Pamekasan yang kekurangan tenaga pendidik maupun guru mata pelajaran.

 

“Target kami jelas, tidak boleh ada lagi sekolah yang kekurangan guru atau Tendik. Semua harus merata,” pungkasnya. (znf/Aj).

Berita Terkait

Harlah ke-27 PMII Mojokerto Bakal Dihadiri Musisi Sekaligus Vokalis Band Letto
Dorong Usaha Lintas Generasi, BRI Gelar Gathering dengan Tema “Building Wealth Strategies for Entrepreneur”
Bupati Pamekasan Salurkan BLT DBHCHT kepada Buruh CV Jawara Internasional
Terima BLT DBHCHT Buruh Pabrik Rokok, CV Jawara Internasional Dorong Kepatuhan BPJS
DPRD Pamekasan Desak Pemkab Turun Tangan Hadapi Anjloknya Harga Tembakau
Buka MTQ XXXII, Bupati Pamekasan Tegaskan Al-Qur’an Tak Cukup Dibaca, Harus Diamalkan
P-APBD 2026 Pamekasan: Belanja Modal Diperkuat, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Tetap Jadi Perhatian
Bupati Pamekasan Tegaskan Mutasi 103 Pejabat Bukan Sekadar Ganti Kursi: Harus Ada Perubahan Kinerja

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 13:54 WIB

Harlah ke-27 PMII Mojokerto Bakal Dihadiri Musisi Sekaligus Vokalis Band Letto

Minggu, 27 September 2026 - 11:24 WIB

Dorong Usaha Lintas Generasi, BRI Gelar Gathering dengan Tema “Building Wealth Strategies for Entrepreneur”

Kamis, 24 September 2026 - 16:41 WIB

Bupati Pamekasan Salurkan BLT DBHCHT kepada Buruh CV Jawara Internasional

Kamis, 24 September 2026 - 16:22 WIB

Terima BLT DBHCHT Buruh Pabrik Rokok, CV Jawara Internasional Dorong Kepatuhan BPJS

Selasa, 22 September 2026 - 17:15 WIB

Buka MTQ XXXII, Bupati Pamekasan Tegaskan Al-Qur’an Tak Cukup Dibaca, Harus Diamalkan

Berita Terbaru