Insiden Wall Climbing di IAIN Madura Tewaskan Seorang Mahasiswa, Dugaan Simpul Lepas

Avatar

- Reporter

Selasa, 6 Mei 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wall Climbing IAIN Madura yang digunakan oleh Mahasiswa Mastapala

Wall Climbing IAIN Madura yang digunakan oleh Mahasiswa Mastapala

Pamekasan (notice), Fahrizal Qurtuby, mahasiswa Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) IAIN Madura, meninggal dunia setelah jatuh dari wall climbing pada Senin (5/5/2025).

Korban merupakan warga Dusun Mundung, Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, dan menjabat sebagai Kepala Bidang Peralatan di Mastapala.

Pembina Mastapala IAIN Madura, Masyhur Abadi, mengungkapkan bahwa almarhum telah terbiasa melakukan pengecekan sebelum setiap kegiatan. Namun, pada kejadian tersebut, dugaan sementara menunjukkan bahwa tali simpul yang terpasang pada angker lepas, sehingga menyebabkan korban jatuh.

BACA JUGA :  Kapolres Pamekasan Kerahkan Ratusan Personel Amankan Rekapitulasi Suara Pilkada

“Setelah kami melakukan pengecekan, ternyata angkernya aman, sehingga kami menyimpulkan bahwa akibat simpul angker yang lepas,” kata Masyhur, Selasa (6/5).

Masyhur juga menambahkan bahwa berdasarkan luka yang dialami korban, kemungkinan besar korban tidak jatuh dari ketinggian 18 meter, melainkan sekitar 7 meter.

Rektor IAIN Madura, Syaiful Hadi, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan edukasi kembali melalui pembinaan dan pendampingan kepada mahasiswa yang tergabung di Mastapala. Selain itu, mereka juga akan melakukan refresh ke tempat keamanan panjat tebing untuk mencegah insiden serupa terulang.

BACA JUGA :  Kuota Haji Tahun 2025 di Pamekasan Capai 1.049 Jemaah

“Kami akan melakukan evaluasi mendasar untuk memastikan kejadian tersebut tidak terulang kembali,” kata Syaiful Hadi saat didampingi Pembina Mastapala.

Pihak IAIN Madura dan Mastapala masih melakukan evaluasi dan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Untuk Diketahui: Fahrizal Qurtuby sempat dilarikan ke RSUD Smart Pamekasan, namun nyawanya tidak tertolong.

Berita Terkait

YANMU Wakafkan Dua Ambulans dan 3.000 Mushaf Al-Qur’an untuk Dukung Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Andi Ali Syahbana Ajak Keluarga Besar DPRKP Pamekasan Perkuat Kekompakan
PCNU dan IKABU Mojokerto Kirim 5.000 Karton AMDK hingga Ribuan Paket Logistik untuk Muktamar 
Jelang Muktamar NU, IKABU Pusat Kukuhkan 200 Pengurus Baru
GMNI Pamekasan Siap Kawal Penyidikan Dugaan Korupsi, Desak Kejari Usut Tuntas Tanpa Tebang Pilih
Jaga Ribuan Muktamirin, Muktamar ke-35 NU Hadirkan Posko Medis 24 Jam dan Rekam Medik Digital
Muktamar ke-35 NU Siapkan Layanan Premium, 9 Tower Penginapan dan 3.000 Kasur Baru Sambut Muktamirin
Usai Geledah Setda, Kejari Pamekasan Siapkan Pemanggilan Sejumlah Pihak dalam Kasus Proyek Jalan Telaga Bulangan Barat

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:18 WIB

YANMU Wakafkan Dua Ambulans dan 3.000 Mushaf Al-Qur’an untuk Dukung Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Andi Ali Syahbana Ajak Keluarga Besar DPRKP Pamekasan Perkuat Kekompakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:50 WIB

PCNU dan IKABU Mojokerto Kirim 5.000 Karton AMDK hingga Ribuan Paket Logistik untuk Muktamar 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Jelang Muktamar NU, IKABU Pusat Kukuhkan 200 Pengurus Baru

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:23 WIB

GMNI Pamekasan Siap Kawal Penyidikan Dugaan Korupsi, Desak Kejari Usut Tuntas Tanpa Tebang Pilih

Berita Terbaru