PAMEKASAN, NOTICE – Di tengah ketatnya persaingan bisnis digital, puluhan pemuda dan pemudi Pamekasan dibekali strategi membangun branding produk melalui media sosial dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Pemuda yang digelar di Aula Hotel Cahaya Berlian, Jalan Raya Panglegur, Tlanakan, Selasa (2/12).
Kegiatan yang mengangkat tema “Membangun Branding Produk Usaha Melalui Media Sosial” itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan, Akmalul Firdaus. Program ini menjadi agenda penguatan kompetensi kewirausahaan pemuda di penghujung tahun 2025.
Dalam sambutannya, Akmalul Firdaus menegaskan bahwa membangun branding kini menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha muda. Menurutnya, di era digital saat ini branding sering kali lebih menentukan keputusan konsumen dibandingkan kualitas produk itu sendiri.
“Sekarang sebagian besar orang lebih percaya pada branding. Ketika sebuah brand sudah dikenal, masyarakat cenderung tidak lagi mengkhawatirkan kualitas produknya,” ujarnya.
Ia menambahkan, media sosial telah menjadi ruang strategis bagi wirausahawan untuk memperkenalkan produk. Karena itu, kemampuan membangun citra, mengkomunikasikan nilai tambah, hingga mengelola identitas visual menjadi keterampilan penting yang wajib dimiliki pemuda.
“Begitu sebuah produk dipublikasikan dan dikenal luas, mereka akan berhadapan dengan persaingan branding yang semakin ketat. Maka pemahaman tentang image dan positioning menjadi sangat penting,” tambahnya.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu memaksimalkan peluang digital untuk membangun usaha secara kreatif dan berkelanjutan. Akmalul Firdaus mendorong seluruh peserta memanfaatkan kesempatan belajar dengan serius.
“Saya berharap para pemuda dan pemudi yang hadir hari ini benar-benar menyerap ilmu dari para narasumber, sebagai bekal untuk menjadi wirausahawan muda maupun wirausaha baru ke depan,” tutupnya. (rmd/Aj).






