Dua Hari Usai Dilantik, DPRD Pamekasan Didemo Tolak PP Penyediaan Alat Kontrasepsi

Avatar

- Reporter

Jumat, 23 Agustus 2024 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi BEM se-Pamekasan demo ke gedung DPRD Pamekasan

Aliansi BEM se-Pamekasan demo ke gedung DPRD Pamekasan

 Pamekasan, Notice, Dua hari usai dilantik, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan di demo Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Pamekasan, Jum’at (23/08).

Aliansi BEM se-Pamekasan mendesak DPRD Pamekasan agar ikut menolak tentang Peraturan Pemerintah nomor 28 Pasal 103 mengenai upaya kesehatan sistem reproduksi usia sekolah dan remaja dimana pada ayat 4 butir e) disebutkan mengenai penyediaan alat kontrasepsi.

BACA JUGA :  Sidak Puskesmas Palengaan, Komisi 4 DPRD Pamekasan Minta Bidan Desa Difokuskan ke Layanan

“Alhamdulillah, tuntutan kami direspon dengan baik oleh eksekutif dan legislatif. Bahkan, mereka berjanji akan menyampaikan tuntutan kami kepada Pemerintah Pusat,” ucap Korlap Aksi, Mahrus Soleh.

Mahrus menilai, bahwa peraturan pemerintah tersebut dampaknya akan membahayakan terhadap generasi bangsa.

“Masyarakat tidak mau anaknya dikenalkan dengan alat kontrasepsi itu, karena Meraka khawatir anaknya akan terjerumus pada seks bebas,” tuturnya.

BACA JUGA :  Di Hadapan Mahasiswa UIN Madura, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Bahaya Ketergantungan pada AI

Aksi Aliansi BEM se-Pamekasan itu ditemui oleh Anggota DPRD Pamekasan, Ali Masykur dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Moh. Khomarul Wahyudi dari Partai Bulan Bintang (PBB), perwakilan Dinkes Pamekasan, Kemenag Pamekasan dan Disdikbud Pamekasan.

Menanggapi tuntutan masa aksi, Ali Masykur sepakat menolak peraturan pemerintah tersebut. Bahkan, dirinya berjanji akan menyampaikan tuntutan masa aksi kepada pemerintah pusat.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Ajak Generasi Muda Tak Kehilangan Jejak Sejarah Lewat Festival Bonsai Arek Lancor 2025

“Kita sepakat dengan mereka untuk menolak tentang alat kontrasepsi diperjualbelikan secara bebas. kami juga diberi amanah oleh masa aksi untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat dan DPR RI,” pungkasnya. (*).

 

Berita Terkait

Mahasiswi UIN Madura Tewas Usai Motor Ditabrak Dump Truck
Bupati Pamekasan Benahi Layanan Kesehatan, Seluruh Kepala Puskesmas Ditarget Definitif Tahun Ini
Sidak RSUD Smart Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Pastikan Mutu Layanan Terjaga
Wabup Sukriyanto Pimpin Gerakan Pamekasan Bersih, Forkopimda dan Warga Turun ke Terminal Lama
Sabu Puluhan Gram dan Uang Rp10,4 Juta Disita, Tiga Tersangka Diamankan
Di Hadapan Mahasiswa UIN Madura, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Bahaya Ketergantungan pada AI
8 OPD Masih Dijabat Plt, Ketua Fraksi PKB Sebut Reformasi Birokrasi Gagal
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Motor di Larangan Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:39 WIB

Mahasiswi UIN Madura Tewas Usai Motor Ditabrak Dump Truck

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:53 WIB

Bupati Pamekasan Benahi Layanan Kesehatan, Seluruh Kepala Puskesmas Ditarget Definitif Tahun Ini

Senin, 22 Juni 2026 - 16:24 WIB

Sidak RSUD Smart Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Pastikan Mutu Layanan Terjaga

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:16 WIB

Wabup Sukriyanto Pimpin Gerakan Pamekasan Bersih, Forkopimda dan Warga Turun ke Terminal Lama

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:01 WIB

Sabu Puluhan Gram dan Uang Rp10,4 Juta Disita, Tiga Tersangka Diamankan

Berita Terbaru

PMII saat melakukan dialog dengan Bupati Pamekasan

Daerah

PMII Desak Penuntasan Tambang Galian C di Pamekasan

Rabu, 24 Jun 2026 - 23:38 WIB