Ops Patuh Semeru 2025: Polres Pamekasan Tindak 9.514 Pelanggaran, Didominasi Pengendara Motor

Avatar

- Reporter

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Personil Polres Pamekasan mendapatkan pengendara motor tanpa plat nomor.

Keterangan foto: Personil Polres Pamekasan mendapatkan pengendara motor tanpa plat nomor.

PAMEKASAN, notice – Satuan Lalu Lintas Polres Pamekasan menindak 9.514 pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025 yang berlangsung dari 14 hingga 27 Juli 2025. Operasi ini digelar serentak di seluruh wilayah Jawa Timur guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap tertib berlalu lintas.

Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasihumas AKP Sri Sugiarto menyampaikan, ribuan pelanggaran tersebut terdiri dari 45 tilang ETLE, 2.483 tilang manual, serta 6.986 teguran simpatik.

BACA JUGA :  KLB Campak di Pamekasan: Enam Balita Meninggal, Imunisasi Merosot Tajam

“Mayoritas pelanggar adalah pengendara roda dua yang tidak memakai helm, menggunakan knalpot brong, tidak melengkapi kendaraan dengan spion dan pelat nomor, serta menerobos lampu merah,” ungkap AKP Sri Sugiarto, Kamis (31/7/2025).

Ia menjelaskan, tingginya angka pelanggaran menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas masih tergolong rendah. Oleh karena itu, Operasi Patuh Semeru tidak hanya bersifat represif, tapi juga mengedepankan upaya preventif dan edukatif.

BACA JUGA :  Gubernur Khofifah Takziah ke Rumah Duka KH Taufik Hasyim

“Kami berharap masyarakat makin sadar bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Penindakan dilakukan bukan semata-mata untuk menindak, tetapi juga menyelamatkan nyawa di jalan raya,” tambahnya.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa meski operasi telah usai, penegakan aturan lalu lintas akan terus berjalan. Masyarakat diminta untuk tetap mematuhi aturan dan tidak lengah hanya karena operasi telah selesai.

BACA JUGA :  Pamekasan Raih Predikat Sangat Inovatif di IGA 2025, Buktikan Transformasi Birokrasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

“Ops Patuh selesai, tapi komitmen kita tidak berhenti. Kami akan tetap melakukan pengawasan dan siap menindak jika masih ditemukan pelanggaran,” tegas AKP Sri.

Dengan adanya Operasi Patuh Semeru ini, diharapkan muncul budaya tertib berlalu lintas di kalangan masyarakat Pamekasan, serta mampu menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi akibat pelanggaran.

Berita Terkait

P-APBD 2026 Pamekasan: Belanja Modal Diperkuat, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Tetap Jadi Perhatian
Bupati Pamekasan Tegaskan Mutasi 103 Pejabat Bukan Sekadar Ganti Kursi: Harus Ada Perubahan Kinerja
Perkuat Sinergi dan Transparansi, Kejari Pamekasan Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, DPRD dan Pemkab Pamekasan Teken Nota Kesepakatan
Dinsos Pamekasan Tekankan Pemdes Tak Asal Usulkan Penerima BLT DBHCHT, 5.500 Buruh Tani Jadi Sasaran
Gugur Saat Bertugas, Bupati Pamekasan Takziah ke Rumah Duka Nurul Rian ABK KMP Virgo Transport 8
PWI Pamekasan dan Dinas Perpustakaan Ubah Pola Literasi: Dari Rak Buku ke Layar Gawai
Lapas Kelas IIA Pamekasan Bersama CV Ayunda Gelar Petik Hasil Panen Semangka Gold

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:03 WIB

P-APBD 2026 Pamekasan: Belanja Modal Diperkuat, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Tetap Jadi Perhatian

Sabtu, 19 September 2026 - 09:49 WIB

Bupati Pamekasan Tegaskan Mutasi 103 Pejabat Bukan Sekadar Ganti Kursi: Harus Ada Perubahan Kinerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:09 WIB

Perkuat Sinergi dan Transparansi, Kejari Pamekasan Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers

Kamis, 17 September 2026 - 20:52 WIB

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, DPRD dan Pemkab Pamekasan Teken Nota Kesepakatan

Kamis, 17 September 2026 - 16:01 WIB

Dinsos Pamekasan Tekankan Pemdes Tak Asal Usulkan Penerima BLT DBHCHT, 5.500 Buruh Tani Jadi Sasaran

Berita Terbaru