Gelar Karapan Sapi, Pemkab Pamekasan Dorong Pelestarian Budaya Lokal

Avatar

- Reporter

Sabtu, 20 September 2025 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman saat memberikan sambutan di acara pembukaan Karapan Sapi.

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman saat memberikan sambutan di acara pembukaan Karapan Sapi.

Pamekasan, notice – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat identitas daerah. Hal itu ditunjukkan dengan kembali digelarnya lomba karapan sapi tingkat kabupaten di Lapangan Bhurunan, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Sabtu (20/9/2025).

 

Sebanyak 24 pasang sapi tangguh ambil bagian dalam ajang yang menjadi ikon budaya Madura tersebut. Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, hadir langsung sekaligus membuka perlombaan yang disambut antusias masyarakat.

BACA JUGA :  Temu Alumni Nasional Santri Miftahul Ulum Bettet Pamekasan Jadi Simbol Kekuatan dan Persatuan

 

Dalam sambutannya, Bupati Kholilurrahman menegaskan bahwa karapan sapi bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi merupakan warisan budaya yang perlu dijaga bersama.

 

“Karapan sapi adalah identitas Madura. Kegiatan ini bukan hanya lomba, tapi juga sarana silaturahmi antarwarga. Pemkab akan terus mendorong agar seni, budaya, dan olahraga tetap menjadi kebanggaan masyarakat Pamekasan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Benahi Layanan Kesehatan, Seluruh Kepala Puskesmas Ditarget Definitif Tahun Ini

 

Komitmen tersebut juga mendapat dukungan dari para pemerhati budaya. Ketua Pakar Sakera Pamekasan, H. Fahrurrozi, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemkab Pamekasan dalam menggelar karapan sapi setiap tahun.

 

Ia berharap, ke depan Lapangan Bhurunan bisa ditingkatkan fasilitasnya agar lebih representatif dan nyaman, baik bagi peserta maupun penonton.

 

“Kami optimis Pamekasan bisa bersaing di tingkat nasional, bahkan menjadi tuan rumah piala presiden karapan sapi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Komitmen Dukung Kemerdekaan Pers

 

Gelaran karapan sapi ini juga diyakini menjadi penggerak ekonomi rakyat, karena banyak masyarakat yang ikut terlibat, mulai dari pelatih, pemilik sapi, pedagang, hingga penonton yang datang dari berbagai daerah.

 

“Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, karapan sapi diharapkan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya yang mengharumkan nama Pamekasan di kancah nasional,” pungkasnya. (mad).

Berita Terkait

Audiensi ke Bupati, Forkom Nakes Sebut Kadinkes Pamekasan Diduga Diintimidasi Demostran
Ibu dan Anak di Pamekasan Didatangi Orang Tak Dikenal, Diancam Celurit dan Barang Usaha Dijarah
Sempat Tertinggal, PAD Dishub Pamekasan Meroket 21 Persen dalam Dua Bulan
Kemarau Menggerus Debit Air, Pasokan PDAM Pamekasan Anjlok Lebih dari 50 Persen di Dua Titik
Percepat Pembangunan Infrastruktur, DPRKP Bersama Camat Kota Pamekasan Perkuat Sinergitas
HUT ke-81 TNI, Kodim Pamekasan Tegaskan Kekuatan Prajurit Bertumpu pada Kemanunggalan dengan Rakyat
Momentum Hari Batik Nasional, DPRD Pamekasan Soroti Gedung Sentra Batik Klampar Belum Optimal
Sentra Batik Klampar Belum Jadi Ruang Produksi, Pengrajin Minta Pemerintah Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Audiensi ke Bupati, Forkom Nakes Sebut Kadinkes Pamekasan Diduga Diintimidasi Demostran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Ibu dan Anak di Pamekasan Didatangi Orang Tak Dikenal, Diancam Celurit dan Barang Usaha Dijarah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Sempat Tertinggal, PAD Dishub Pamekasan Meroket 21 Persen dalam Dua Bulan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Kemarau Menggerus Debit Air, Pasokan PDAM Pamekasan Anjlok Lebih dari 50 Persen di Dua Titik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Percepat Pembangunan Infrastruktur, DPRKP Bersama Camat Kota Pamekasan Perkuat Sinergitas

Berita Terbaru