DKP Pamekasan Kucurkan Rp1,6 Miliar untuk Nelayan

Avatar

- Reporter

Jumat, 22 Agustus 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pamekasan.

Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pamekasan.

PAMEKASAN//NOTICE – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pamekasan tengah menyiapkan penyaluran bantuan sarana nelayan dengan total anggaran sebesar Rp1,6 miliar. Bantuan berupa mesin penggerak perahu serta peralatan pendukung lain untuk menangkap ikan di laut itu akan diberikan kepada kelompok nelayan yang telah mengajukan permohonan secara resmi.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pamekasan Mohammad Djufri Efendi menegaskan bahwa informasi yang sempat beredar di masyarakat mengenai “bantuan alat tangkap ramah lingkungan” tidak sepenuhnya tepat.

Ia meluruskan bahwa bantuan dimaksud adalah sarana nelayan, meliputi sekitar 20 unit mesin perahu, jaring penangkap (jps), dan coolbox (guolbox) yang saat ini sedang dalam tahap pengadaan.

BACA JUGA :  Wabup Pamekasan Dorong Kades dan Lurah Turun Langsung ke Warga, Keluhan Harus Dituntaskan Cepat

“Info yang beredar hari ini itu salah, yang sebenarnya adalah bantuan sarana nelayan. Itu nanti meliputi bantuan mesin perahu kurang lebih 20 unit, jps, dan guolbox. Itu nanti bakal disalurkan,” jelas Jufri saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (22/08).

Terkait anggaran, lanjut Jufri, bahwa dana hibah awalnya sebesar Rp 1,2 miliar, namun mendapat tambahan dari masyarakat sebesar Rp 400 juta, sehingga total dana mencapai Rp 1,6 miliar.

BACA JUGA :  Penuh Harap dan Amanah, Kiai Kholil Lantik Taufikurrachman sebagai Sekda Pamekasan

“Awalnya dana hibah itu Rp 1,2 miliar, tapi ada tambahan serah dari masyarakat Rp 400 juta, jadi total keseluruhan dana hibahnya Rp 1,6 miliar,” imbuhnya.

Meski jadwal distribusi bantuan belum ditetapkan secara pasti, proses pengadaan telah berjalan. Jufri menjelaskan bahwa hal ini sempat terkendala akibat penerapan sistem refocusing, namun pihaknya telah mengusulkan rencana bantuan melalui sistem KUP Pemerintah Daerah sejak awal tahun untuk memastikan keberadaan kelompok penerima.

“Identifikasi dan verifikasi kelompok sudah dilakukan. Untuk lembaga yang sudah bisa dijangkau dan diverifikasi, ada sekitar 27 KUB (Kelompok Usaha Bersama) yang tersebar di wilayah pesisir seperti Tlanakan, Galis, Pademawu, dan Pasean. Nantinya bantuan akan disamaratakan sesuai kebutuhan masing-masing,” paparnya.

BACA JUGA :  Nelayan Sulit Dapat Solar, Komisi II DPRD Pamekasan Sidak SPBU Asem Manis

Saat ini, pihaknya masih menunggu proses lanjutan, termasuk pendampingan teknis karena sistem refocusing versi 6 yang digunakan masih baru dan sedang dalam tahap pembelajaran.

“Untuk saat ini sistemnya masih tahap belajar, Mas. Karena yang diterapkan sistemnya refocusing versi 6. Maka dari itu kami masih membutuhkan pendampingan dari pihak yang memahami betul penerapannya sebagaimana mestinya,” pungkasnya. (Kur/Mad).

Berita Terkait

Alumni Bahrul Ulum All Out Sukseskan Muktamar ke-35 NU, Siapkan 50 Transportasi hingga Ribuan Relawan
DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau
Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan
Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar
Pesan Wan Sehan Jadi Titik Balik, Relawan Bani Insan Peduli Siap Lanjutkan Pengabdian
Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia
Polres Pamekasan Fasilitasi Rehabilitasi Pengguna Sabu Atas Permohonan Orang Tua
Nelayan Sulit Dapat Solar, Komisi II DPRD Pamekasan Sidak SPBU Asem Manis

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:44 WIB

Alumni Bahrul Ulum All Out Sukseskan Muktamar ke-35 NU, Siapkan 50 Transportasi hingga Ribuan Relawan

Senin, 20 Juli 2026 - 18:07 WIB

DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:56 WIB

Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:43 WIB

Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 00:22 WIB

Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia

Berita Terbaru