Festival Musik Daul Meriahkan Desa Buddagan, Warga Pamekasan Senang Budaya Jadi Sumber Rezeki

Avatar

- Reporter

Sabtu, 20 September 2025 - 00:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nur Fajri Alim, owner Threefive Coffee bersama keluarga rayakan ulang tahun ke-8 Jabir, putra sulungnya.

Nur Fajri Alim, owner Threefive Coffee bersama keluarga rayakan ulang tahun ke-8 Jabir, putra sulungnya.

PAMEKASAN//NOTICE – Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, berubah semarak pada Sabtu malam (19/9/2025). Ratusan warga tumpah ruah menikmati dentuman musik daul dalam festival yang digelar oleh Treefive Group. Acara ini bukan sekadar hiburan, tapi juga ajang melestarikan budaya sekaligus menggerakkan ekonomi warga.

 

“Festival musik daul ini kami adakan untuk mendorong ekonomi masyarakat sekaligus menjaga agar budaya Madura tetap hidup. Budaya dan ekonomi saling melengkapi,” kata Bung Joni, panitia pelaksana festival, mewakili Fajri, owner Treefive Coffee.

BACA JUGA :  Dihadapan Paslon Berbakti, Ketua DPC PPP Pamekasan Sebut Mesin Partai Solid

 

Empat kelompok musik daul tampil atraktif, saling unjuk keterampilan di hadapan penonton. Suara gendang khas Madura dipadukan dengan kreativitas anak muda membuat suasana semakin meriah.

 

“Kalau ada seni, pasti ada keramaian. Dan kalau ramai, UMKM ikut hidup,” jelas Joni.

 

Lapak-lapak makanan dan minuman warga pun ikut kebagian rezeki. Dari camilan tradisional hingga kopi lokal, semuanya laris manis diserbu penonton. Bagi masyarakat Buddagan, acara ini menjadi bukti bahwa melestarikan budaya bisa berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi.

BACA JUGA :  Rapat Bersama Pengusaha Rokok, Pemkab Pamekasan Bahas Strategi Industri Tembakau

 

Festival ini juga bertepatan dengan bulan Maulid Nabi, sehingga nuansa syukur terasa kental. Uniknya, momen ini berbarengan dengan ulang tahun ke-8 Jabir, putra sulung Fajri Alim, owner Threefive Coffee.

 

“Konsepnya sederhana dan dadakan, tapi alhamdulillah bisa berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Sekaligus menjadi doa bersama untuk putra kami,” ucap Fajri.

BACA JUGA :  Dari Tipidkor ke Reskrim Sampang: Jejak Integritas dan Keteladanan IPTU Nur Fajri Alim

 

Ribuan doa dari masyarakat dan pengunjung dipanjatkan untuk kesehatan dan keberkahan keluarga Fajri. Kehangatan itu membuat festival musik daul terasa lebih istimewa.

 

“Ini murni bentuk pelestarian budaya. Tapi yang lebih penting, warga bisa ikut merasakan manfaat ekonomi. Budaya itu tidak hanya dinikmati, tapi juga bisa jadi sumber rezeki,” tutupnya. (Mad).

 

Berita Terkait

Alumni Bahrul Ulum All Out Sukseskan Muktamar ke-35 NU, Siapkan 50 Transportasi hingga Ribuan Relawan
DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau
Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan
Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar
Pesan Wan Sehan Jadi Titik Balik, Relawan Bani Insan Peduli Siap Lanjutkan Pengabdian
Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia
Polres Pamekasan Fasilitasi Rehabilitasi Pengguna Sabu Atas Permohonan Orang Tua
Nelayan Sulit Dapat Solar, Komisi II DPRD Pamekasan Sidak SPBU Asem Manis

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:44 WIB

Alumni Bahrul Ulum All Out Sukseskan Muktamar ke-35 NU, Siapkan 50 Transportasi hingga Ribuan Relawan

Senin, 20 Juli 2026 - 18:07 WIB

DKPP Pamekasan Libatkan Petani dan Pengusaha Rokok Bahas Biaya Pokok Produksi Tembakau

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:56 WIB

Rakercab PMII Pamekasan Soroti Tambang Ilegal, Ekologi Madura Dipertanyakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:43 WIB

Komisi IV DPRD Pamekasan Soroti Keuangan RSUD Smart, Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 00:22 WIB

Founder BIP Buka Suara Soal Polemik Bantuan 2 Miliar Griya Lansia

Berita Terbaru