Kemarau Menggerus Debit Air, Pasokan PDAM Pamekasan Anjlok Lebih dari 50 Persen di Dua Titik

Avatar

- Reporter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor PDAM Tirta Jaya Kabupaten Pamekasan.

Kantor PDAM Tirta Jaya Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, NOTICE – Musim kemarau mulai memberikan tekanan serius terhadap ketersediaan air bersih di Kabupaten Pamekasan. Sejumlah sumber air yang menjadi tumpuan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pamekasan mengalami penurunan debit, sehingga pasokan air kepada masyarakat ikut terdampak.

Direktur Utama PDAM Pamekasan, Samsul, mengakui kondisi pasokan air saat ini mengalami kekurangan. Bahkan, penurunan debit terjadi di sejumlah sumber mata air yang selama ini menjadi bagian dari sistem penyediaan air bersih, termasuk sumber Blumbungan dan Trasak.

“Di tengah situasi musim kemarau dan kekeringan di Kabupaten Pamekasan secara umum, pasokan air terkini mengalami kekurangan. Bahkan di beberapa sumber mata air seperti Blumbungan dan Trasak mengalami penurunan debit,” kata Samsul, Selasa (6/10/2026), saat ditemui di ruang kerjanya.

BACA JUGA :  Audiensi ke Bupati, Forkom Nakes Sebut Kadinkes Pamekasan Diduga Diintimidasi Demostran

Menurutnya, tekanan terhadap pasokan tersebut terjadi di sejumlah titik sumber air yang tersebar di berbagai wilayah Pamekasan. Dari total 16 titik yang berada di Kecamatan Proppo, Pasean, Larangan, Tlanakan, Galis dan Kecamatan Pamekasan, PDAM mengalami kekurangan pasokan yang bahkan mencapai lebih dari 50 persen di dua titik. Meliputi sumber Blumbungan dan Nyamplong.

BACA JUGA :  Mangkir Berulang Kali, Direktur CV Dzarrin Putra Utama Dijemput Paksa Timsus Polres Pamekasan di Gresik

Kondisi tersebut menjadi persoalan tersendiri karena kebutuhan masyarakat terhadap air bersih tetap berjalan seperti biasanya. Samsul menyebut jumlah masyarakat yang memasok atau menggunakan layanan air PDAM masih relatif normal dibandingkan kondisi sebelumnya.

“Jumlah masyarakat yang memasok air ke PDAM bisa dikatakan relatif normal seperti biasanya,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, persoalan yang dihadapi PDAM bukan semata-mata peningkatan jumlah pengguna, melainkan menurunnya kemampuan sumber air dalam memenuhi kebutuhan pasokan.

Di tengah berkurangnya debit sejumlah sumber air, PDAM saat ini mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan air. Pengaturan pemakaian dinilai penting agar pasokan yang tersedia dapat dibagi secara merata kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Dialog Terbuka Warnai Aksi Petani Tembakau di Pamekasan, Bupati Kholil Janji Kawal Aspirasi hingga Pusat

“Solusi dan langkah yang dilakukan PDAM sejauh ini hanya mengimbau kepada masyarakat agar bisa menjaga keseimbangan pemakaian dan penyaluran, supaya semuanya dapat terbagi rata,” jelas Samsul.

Selain mengandalkan pengaturan pemakaian, dukungan pemerintah desa juga disebut turut membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak.

“Bantuan dari pemerintah desa melalui kepala desa cukup membantu dalam mencukupi kebutuhan air masyarakat di beberapa daerah,” pungkasnya. (znf/Aj).

Berita Terkait

Audiensi ke Bupati, Forkom Nakes Sebut Kadinkes Pamekasan Diduga Diintimidasi Demostran
Ibu dan Anak di Pamekasan Didatangi Orang Tak Dikenal, Diancam Celurit dan Barang Usaha Dijarah
Sempat Tertinggal, PAD Dishub Pamekasan Meroket 21 Persen dalam Dua Bulan
Percepat Pembangunan Infrastruktur, DPRKP Bersama Camat Kota Pamekasan Perkuat Sinergitas
Video Dugaan Penganiayaan Santri di Batumarmar Viral, Korban Dirawat di RSUD Pamekasan
HUT ke-81 TNI, Kodim Pamekasan Tegaskan Kekuatan Prajurit Bertumpu pada Kemanunggalan dengan Rakyat
Momentum Hari Batik Nasional, DPRD Pamekasan Soroti Gedung Sentra Batik Klampar Belum Optimal
Sentra Batik Klampar Belum Jadi Ruang Produksi, Pengrajin Minta Pemerintah Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Audiensi ke Bupati, Forkom Nakes Sebut Kadinkes Pamekasan Diduga Diintimidasi Demostran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Ibu dan Anak di Pamekasan Didatangi Orang Tak Dikenal, Diancam Celurit dan Barang Usaha Dijarah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Sempat Tertinggal, PAD Dishub Pamekasan Meroket 21 Persen dalam Dua Bulan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Kemarau Menggerus Debit Air, Pasokan PDAM Pamekasan Anjlok Lebih dari 50 Persen di Dua Titik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Percepat Pembangunan Infrastruktur, DPRKP Bersama Camat Kota Pamekasan Perkuat Sinergitas

Berita Terbaru