Bupati Pamekasan Targetkan Program UHC Prioritas Tuntas November 2026

Avatar

- Reporter

Rabu, 30 September 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, KH, Kholilurrahman saat diwawancarai.

Bupati Pamekasan, KH, Kholilurrahman saat diwawancarai.

PAMEKASAN, NOTICE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menargetkan cakupan Universal Health Coverage (UHC) dapat tercapai pada November 2026. Target tersebut menjadi pekerjaan penting pemerintah daerah di tengah sorotan terhadap akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

 

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman mengatakan pencapaian UHC Prioritas membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, legislatif, pengusaha hingga masyarakat.

BACA JUGA :  DPC PKDI Pamekasan Resmi Dikukuhkan, Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah dan Perkuat Solidaritas Kepala Desa

“UHC itu adalah program kebersamaan dari semuanya, bukan hanya eksekutif dan legislatif, tetapi juga pengusaha dan kesadaran masyarakat,” kata KH Kholilurrahman usai menghadiri rapat paripurna DPRD Pamekasan, Rabu (30/9/ 2026).

Ia menjelaskan, sesuai ketentuan, cakupan kepesertaan harus mencapai 98 persen penduduk dengan tingkat keaktifan peserta sedikitnya 80 persen. Pemerintah, kata dia, terus melakukan berbagai upaya untuk memenuhi target tersebut.

BACA JUGA :  Ketua Serikat Rakyat Pamekasan Bung Makruf Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perampasan Aset

Namun, perluasan kepesertaan BPJS bukan satu-satunya pekerjaan. Pemerintah daerah juga dituntut memastikan masyarakat yang telah terdaftar memperoleh pelayanan kesehatan yang layak ketika membutuhkan pertolongan.

KH Kholilurrahman meminta seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart), RSUD Waru hingga puskesmas, untuk memperbaiki dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Instruksi tersebut menjadi perhatian setelah sebelumnya muncul persoalan terkait akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami kondisi kritis.

BACA JUGA :  Wakil Ketua DPRD Pamekasan Apresiasi JCP: Pers Jadi Penjaga Kebenaran dan Keseimbangan

“Kalau ada orang sakit kritis, nyawanya sudah senin-kamis tidak perlu ditanya ini BPJS atau umum,” pungkasnya. (Mad/Aj).

Berita Terkait

Aktivis Desak UHC Segera Diterapkan, Pemkab Pamekasan Terbitkan SE Layanan Gratis
Diluar Prediksi, Serapan Tembakau di Pamekasan Tembus 42 Ribu Ton
P-APBD Pamekasan 2026 Disetujui, DPRD Bakal Kirim Besok ke Gubernur Jatim
Ketua Serikat Rakyat Pamekasan Bung Makruf Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perampasan Aset
Anggaran Rp770 Juta DBHCHT Disperindag Pamekasan Belum Terealisasi
Serapan DBHCHT 2026 Baru 53 Persen, Program Fisik Terkendala
DBHCHT Rp6 Miliar untuk Perbaikan Jalan Pamekasan Belum Terealisasi, PUPR Kejar Target Desember
Harlah ke-27 PMII Mojokerto, Bupati Al-Barra Dorong Kader Tetap Kritis dan Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Aktivis Desak UHC Segera Diterapkan, Pemkab Pamekasan Terbitkan SE Layanan Gratis

Rabu, 30 September 2026 - 21:53 WIB

Diluar Prediksi, Serapan Tembakau di Pamekasan Tembus 42 Ribu Ton

Rabu, 30 September 2026 - 21:29 WIB

Bupati Pamekasan Targetkan Program UHC Prioritas Tuntas November 2026

Rabu, 30 September 2026 - 21:09 WIB

P-APBD Pamekasan 2026 Disetujui, DPRD Bakal Kirim Besok ke Gubernur Jatim

Rabu, 30 September 2026 - 20:45 WIB

Anggaran Rp770 Juta DBHCHT Disperindag Pamekasan Belum Terealisasi

Berita Terbaru